Sabtu, 08 Mei 2021 20:54

Kenali Kebudayaan, BHS Ajak Warga Sidoarjo Kunjungi Museum Mpu Tantular

Senin, 29 Maret 2021 23:17 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Mustain
Kenali Kebudayaan, BHS Ajak Warga Sidoarjo Kunjungi Museum Mpu Tantular
Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengunjungi Museum Mpu Tantular, Senin (29/3/2021). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Mantan anggota DPR RI 2014-2019 Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengajak masyarakat Sidoarjo untuk mengunjungi Museum Mpu Tantular, di Jalan Raya Buduran, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Hal itu agar masyarakat bisa mengenali kebudayaan masa lalu, termasuk kebudayaan yang dimiliki masyarakat Jawa Timur, di antaranya Sidoarjo. "Keberadaan Museum Mpu Tantular ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat Sidoarjo," cetus BHS saat mengunjungi Museum Mpu Tantular, Senin (29/3/2021).

Dorongan memanfaatkan Museum Mpu Tantular ini, terutama bagi para pelajar di Sidoarjo, mulai pelajar TK, SD, SMP dan SMA. "Agar para pelajar Sidoarjo juga bisa belajar mencintai kebudayaan," harap politikus Partai Gerindra ini.

Kata BHS, keberadaan Museum Mpu Tantular bisa menjadi salah destinasi wisata yang menopang devisa negara.

BACA JUGA : 

Dharma Lautan Utama Distribusikan Bantuan Logistik bagi Korban Gempa Bumi di Lumajang

Beras Sidoarjo Kalah Bersaing, BHS Dorong Modernisasi Mesin Penggilingan

Cegah Kecelakaan Maut, BHS Minta Semua Perlintasan KA di Sidoarjo Dilengkapi Sirine

Jelang Lebaran, BHS Minta Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga 11 Komoditas Pangan

Dia lalu mencontohkan Prancis, yang tidak hanya mengandalkan destinasi wisata alam, namun juga mengandalkan destinasi budaya. "Mereka (Prancis) menjual destinasi pariwisata berupa museum-museum," kata BHS.

Karena itu, BHS pun berharap Pemkab Sidoarjo ikut memperhatikan keberadaan Museum Mpu Tantular ini. Caranya dengan ikut mendorong warga Sidoarjo ikut meramaikan Museum Mpu Tantular. "Sehingga kondisinya tidak sepi seperti ini," tegasnya.

Dengan kerap berkunjung ke Museum Mpu Tantular, warga bisa mengetahui kebudayaan masyarakat Jawa Timur, termasuk budaya warga Sidoarjo. "Saya pernah punya ide membuat Taman Mini Jatim. Semoga nanti bisa segera terwujud," ujar BHS.

Taman Mini Jatim itu nantinya, kata BHS, bisa menampilkan aneka ragam budaya masyarakat Jawa Timur, misalnya aneka ragam tari-tarian. Hal itu seperti Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang menampilkan ragam budaya nusantara.

BHS pun berharap, Pemprov Jatim kembali membuka Museum Mpu Tantular meski dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat karena pandemi masih berlangsung.

BHS menegaskan, aktivitas kebudayaan tidak boleh berhenti hanya karena ada pandemi. "Saya kira dengan protokol kesehatan yang baik, tidak ada masalah. Tidak ada kata-kata museum tutup. Dan museum ini kita harapkan segera dibuka lagi untuk umum," pungkas alumni ITS Surabaya ini.

Sementara itu, Kasi Preparasi dan Bimbingan Edukasi Museum Mpu Tantular, Sadari mengatakan, Museum Mpu Tantular menyimpan 10 jenis koleksi.

Mulai dari geologi batuan, biologi fosil-fosil, peninggalan masa lalu, masa klasik (Hindu, Budha, Islam), masa kolonial, hingga IPTEK. "Sampai tahun 2021 ini, total koleksi berjumlah 15.300 sekian," beber Sadari.

Dia sebenarnya berharap Museum Mpu Tantular kembali ramai dikunjungi seperti saat masa normal, sebelum adanya pandemi Covid-19.

"Namun mau bagaimana lagi, kami juga menyesuaikan, karena saat pandemi, siswa juga belajarnya secara daring," cetus Sadari saat mendampingi BHS melihat sejumlah koleksi Museum Mpu Tantular. (sta)

Awal Mula Tarawih Cepat di Ponpes Hidayatullah Al Muhajirin Bangkalan
Jumat, 07 Mei 2021 23:44 WIB
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Ada fenomena yang selalu viral setiap Bulan Ramadan, yakni Salat Tarawih Cepat. Jika di Indramayu ada pesantren yang menuntaskan salat tarawih 23 rakaat dalam durasi hanya 6 menit, di Bangkalan juga ada pesantren ya...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 08 Mei 2021 09:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Genre baru persuratkabaran dimulai dari Singapura. Koran terkemuka di negeri singa itu mengubah diri menjadi not for profit. Perubahan drastis ini dilakukan setelah mengalami kemerosotan yang terus terjadi.Tapi apa beda...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...