Rabu, 16 Juni 2021 05:23

​Inspektorat Jatim Beri Sanksi Penurunan Pangkat ke Kepala Bappeda Jember

Kamis, 15 Oktober 2020 21:29 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
​Inspektorat Jatim Beri Sanksi Penurunan Pangkat ke Kepala Bappeda Jember
Kantor DPRD Kabupaten Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pasca adanya surat dari Kemendagri yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Timur dan ditembuskan ke dewan, DPRD Jember langsung melakukan koordinasi ke Pemprov Jatim untuk menanyakan tindak lanjut surat tersebut.

Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto mengatakan, pertemuan dengan Pemprov Jatim tersebut ada dua persoalan yang menjadi pembahasan. Di antaranya mengenai surat Kemendagri dan hasil pemeriksaan kepada Kepala Bappeda Kabupaten Jember.

"Baru saja selesai pertemuan dengan Pemprov Jatim, kita pertanyakan tindak lanjutnya kepada pemprov tentang surat tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Kamis (15/10/2020).

Dari hasil tersebut David menyebutkan, ada dua persoalan yang sudah dibahas. Di antaranya persoalan sanksi yang diberikan kepada Bupati Jember nonaktif Faida atas tindak lanjut surat Kemendagri. "Surat sudah diusulkan oleh Pemprov Jatim tentang sanksi untuk Bupati nonaktif Faida," imbuhnya.

BACA JUGA : 

OPD Mangkir Panggilan Pansus DPRD, Bupati Hendy Akan Minta Bantuan Polisi

Bupati Hendy Respons Cepat Arahan Menko untuk Penerapan PPKM Mikro di Jember

Sudahi Dualisme di Tubuh Persid, Masing-masing Ketua Serahkan Kepengurusan ke Bupati Hendy

Gelar Siraman Rohani untuk Para Pejabatnya, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjoun Undang Gus Miftah

Sedangkan persoalan kedua yang dibahas menurut David, yakni persoalan Kepala Bappeda Achmad Imam Fauzi, yang beberapa waktu lalu sudah menjalani pemeriksaan kepada Inspektorat Provinsi Jatim dan keputusannya diberikan sanksi.

"Kepala Bappeda Fauzi itu sudah dijatuhi sanksi penurunan pangkat. Jadi, sudah tidak bisa menjadi Kepala Bappeda lagi," tuturnya.

Sanksi yang diberikan tersebut menurut David, akibat statement dari Fauzi yang mendiskreditkan pemprov karena keterlambatan APBD disebabkan oleh Pemprov Jatim.

"Ya beberapa hari lalu itu, Fauzi mendiskreditkan Pemprov Jatim tentang persoalan keterlambatan APBD karena kesalahan dan kelalaian Pemprov Jatim," kata David.

Di akhir pertemuan, lanjut David, DPRD Jember menyampaikan terima kasih, karena pemprov telah memberikan atensi yang cukup besar terhadap Kabupaten Jember. DPRD Jember juga mendorong agar pemprov Jawa Timur terus berkoordinasi dengan kemendagri, terkait sanksi kepada Bupati Jember. (jbr1/yud/ian)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipan...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...