Kamis, 03 Desember 2020 02:03

Komisi A DPRD Jember Pertanyakan Dana Program Satu Desa Satu Dosen

Selasa, 13 Oktober 2020 19:56 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Indrawan
Komisi A DPRD Jember Pertanyakan Dana Program Satu Desa Satu Dosen
Ketua Komisi A DPRD Jember, Tabroni. (foto: ist).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Program satu desa satu dosen yang baru saja di-launching oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mendapat pertanyaan dari banyak pihak, salah satunya Komisi A DPRD Jember.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi A DPRD Jember bersama Dispemasdes dan pendamping desa tingkat kabupaten, wakil rakyat itu mempertanyakan tentang program tersebut. Pasalnya, saat ini Pemkab Jember hanya menggunakan perkada dalam mengelola pemerintahan.

Ketua Komisi A, Tabroni menilai launching program tersebut ada kepentingan dan khawatir akan dimanfaatkan dalam kampanye.

"Program satu desa satu dosen ini di-launching pada akhir masa jabatan kepemimpinan petahana. Ini khawatir bisa digunakan untuk kepentingan kampanye," ujarnya usai RDP, Selasa (13/10/2020).

Ia menerangkan bahwa dalam prosesnya, program tersebut merupakan satu dari janji kerja petahana di awal menjabat. Tetapi karena baru saat ini dirilis, sehingga menimbulkan pertanyaan, termasuk penggunaan anggarannya. "Ini bagian dari 22 janji kerja dahulu bupati awal menjabat," terangnya.

"Saat ini Pemkab Jember hanya menggunakan perkada dalam menjalankan roda pemerintahan. Artinya, penggunaan anggaran itu hanya untuk kebutuhan wajib dan mengikat saja atau terbatas," terang Tabroni.

"Kami sudah tanyakan tadi (Dispemasdes) tapi gak bisa menjawab. Kami tanya apakah program ini masuk belanja wajib mengikat? Karena saat ini masih pakai perkada," tuturnya.

Pihaknya berencana kembali memanggil Dispemasdes untuk membahas persoalan satu desa satu dosen tersebut. (jbr1/yud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...