Selasa, 20 April 2021 04:46

​Dianggap Tak Profesional Terhadap Peserta BPJS Kesehatan, Warga Audiensi dengan RSU Lukas Bangkalan

Rabu, 07 Oktober 2020 20:17 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Subaidah
​Dianggap Tak Profesional Terhadap Peserta BPJS Kesehatan, Warga Audiensi dengan RSU Lukas Bangkalan
Plt. Direktur RSU Lukas Bangkalan, Agus Hariyanto saat menemui masyarakat yang menyampaikan aspirasinya kepada pihak RSU Lukas Bangkalan di Rumah Makan Aladin, Rabu (7/10/2020).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Aktivis Pencari Keadilan, Nasiruddin menyebut pelayanan di Rumah Sakit Umum (RSU) Lukas Bangkalan tidak profesional terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan.

Hal ini diungkapkannya setelah mendapatkan banyak keluhan dari masyarakat terkait pelayanan di RSU Lukas kepada pengguna BPJS.

"Kami menerima banyak keluhan dari masyarakat, dan yang terbaru ini dari keluarga Saudara Mahrus yang malah disuruh pulang terlebih dahulu saat ingin mendapatkan fasilitas dari BPJS Kesehatan," ujarnya saat menyampaikan aspirasinya kepada pihak Rumah Sakit Umum Lukas Bangkalan di Rumah Makan Aladin, Rabu (7/10/2020).

Mahrus, yang hadir dalam kesempatan itu, menceritakan pengalaman keluarganya saat berobat menggunakan BPJS di RSU Lukas. Menurutnya, kejadian tersebut terjadi saat keluarganya ingin mengganti proses layanan dari umum menjadi peserta BPJS kesehatan. Namun, pihak rumah sakit menolak untuk proses penggantian tersebut.

BACA JUGA : 

Mulai 1 April Berobat Cukup Tunjukkan KTP, Berlaku di 42 RS, 63 Puskesmas, dan 8 Klinik Utama

Subsidi BPJS Kesehatan untuk Aparatur Desa di Pasuruan Capai Rp 6,8 M

Gus Ipul Ingin Masyarakat Kota Pasuruan Dapat Kemudahan Layanan Kesehatan: Cukup Bawa KTP

Kepala DPMD Pasuruan: Tunggakan Pembayaran BPJS Kesehatan Segera Dibayar

"Awalnya keluarga saya statusnya pasien umum, tapi karena saya ingat dia punya BPJS, jadi saya ajukan untuk dialihkan. Tapi ditolak," ungkap warga Desa Mandung, Kecamatan Kokop ini.

"Malah, mereka minta kalau mau dialihkan ke peserta BPJS, keluarga saya disuruh pulang dahulu, dan baru masuk lagi biar ditangani secara BPJS," tambahnya.

Menanggapi permasalahan ini, Agus Hariyanto, Plt. Direktur RSU Lukas Bangkalan berdalih masalah tersebut hanya miskomunikasi antara pihak pelayanan rumah sakit dengan pasien.

"Miskomunikasi yang terjadi saat awal pelayanan. Ada rantai komunikasi terjadi saat pertanyaan mau dikategorikan untuk pasien BPJS atau umum," ujarnya.

Karena itu, ke depan pihaknya berjanji akan terus melakukan pembenahan terkait standar komunikasi bagi pasien sejak awal pelayanan.

Dirinya mengatakan, pihak RSU Lukas Bangkalan berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam hal profesional kerja.

"Pada dasarnya, kami ini membantu masyarakat untuk mendapatkan pelayanan. Apalagi bagi masyarakat kecil. Tapi, mungkin keadaan ini terjadi karena ada informasi yang kurang intens kepada masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Eko D. Kesdu, Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Bangkalan menjelaskan, peserta JKN-KIS yang berobat di rumah sakit yang ditunjuk oleh BPJS Kesehatan memang harus menentukan status perawatan sejak awal.

"Dalam hal ini status yang bersangkutan, bisa ditentukan sebagai pasien umum atau sebagai pasien JKN-KIS, dibuktikan dengan kartu BPJS Kesehatan. Sehingga, pasien yang berasal dari peserta JKN-KIS diberikan kesempatan dalam waktu 3x24 jam atau sebelum keluar dari rumah sakit untuk dapat menunjukkan identitas kepesertaannya," pungkasnya. (ida/uzi/zar)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...