Jumat, 27 November 2020 22:18

​Komisi B DPRD Jatim Inisiasi Perda Desa Wisata

Senin, 05 Oktober 2020 21:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Komisi B DPRD Jatim Inisiasi Perda Desa Wisata
Aliyadi Mustofa, Ketua Komisi B DPRD Jatim. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kebutuhan anggaran dan status kepemilikan lahan menjadi persoalan yang serius untuk program pengembangan desa wisata di Jawa Timur. Fakta ini terungkap saat Komisi B DPRD Jatim melakukan dengar pendapat dengan para pelaku desa wisata beberapa waktu lalu.

Dampak dari legalitas status kepemilikan lahan tersebut mengakibatkan banyak desa wisata sulit berkembang karena kesulitan mencari bantuan dana. Akibatnya, mereka tidak bisa merenovasi obyek wisata atau bahkan berinovasi sehingga pengelolaan desa wisata terpaksa dilakukan seadanya.

Persoalan lain, beberapa obyek desa wisata juga berada di kawasan lahan milik Perum Perhutani. Akibatnya, desa selaku pengelola tidak dapat mengembangkan, misalnya memperluas atau merenovasi fasilitas yang tersedia.

Ketua Komisi B DPRD Jatim, Aliyadi Mustofa mengakui problem tersebut. Karena itu, DPRD Jatim akan menginisiasi pembentukan Perda Desa Wisata. Regulasi ini dibuat untuk memberi perlindungan dan pengembangan, serta pembinaan pengelolaan desa wisata di Jatim yang potensinya luar biasa.

“Begitu Perda ini ada, maka Provinsi Jatim bisa memberikan intervensi, termasuk membantu pendanaan. Nanti juga akan diatur kaitanya dengan lahan milik Perhutani. Jadi perlu ada sinergi dan fasilitasi pemerintah daerah,” tutur anggota Fraksi PKB itu, Senin (5/10).

Senada, Wakil Ketua Komisi B, Mahdi menambahkan, jika Perda Desa Wisata disahkan, maka Provinsi Jatim punya andil dalam pembangunan.

“Ini (desa wisata) potensi. Sebab menjadi tumpuan perekonomian masyarakat. Selama pandemi Covid-19, desa wisata menjadi sektor paling awal yang mampu bangkit,” dalih politisi asal F-PPP.

Sekadar diketahui, Komisi B DPRD Jatim tengah membuat rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Desa Wisata. Saat ini tahapan sudah sampai penyusunan naskah akedemik, termasuk menggali masukan dari para pelaku desa wisata di Jatim. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...