Kamis, 04 Maret 2021 16:05

​Banyak Masalah di Sekolah Daring, PP IPNU Luncurkan Gerakan Teras Pelajar

Kamis, 01 Oktober 2020 23:02 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Banyak Masalah di Sekolah Daring, PP IPNU Luncurkan Gerakan Teras Pelajar
Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) meluncurkan gerakan Teras Pelajar di Kantor PP IPNU, Jakarta. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) meluncurkan gerakan Teras Pelajar di Kantor Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU), Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Koordinator Nasional Teras Pelajar, Syarif Hidayat menjelaskan, gerakan ini diluncurkan untuk mengatasi problematika pelajar yang kesulitan untuk mengakses pembelajaran di masa pandemi ini.

Ada empat fokus gerakan yang dilakukan, yakni pengembangan literasi, pengembangan, numerasi, pengembangan sains, dan penanaman karakter.

“Kita akan menjadi wadah gerakan kader-kader bahwasanya IPNU maupun IPPNU sudah banyak bergerak mengatasi pendidikan kita. PP IPNU membuat gerakan Teras Pelajar untuk menaungi kegiatan-kegiatan rekan-rekanita di bawah,” ujar Syarif lewat keterangan tertulisnya.

Dalam waktu dekat, Syarif mengatakan Teras Pelajar akan merekrut relawan dari seluruh daerah di Indonesia. Sebelum terjun langsung, mereka akan mendapatkan peningkatan kapasitas, kompetensi, dan keterampilan melalui pertemuan daring dan luring dengan protokol kesehatan.

Sementara itu, Ketua Umum PP IPNU Aswandi Jailani menyampaikan, IPNU di berbagai daerah telah melakukan gerakan masif untuk membantu mengatasi problematika pendidikan dan kepelajaran di tengah masa pandemi yang sudah berlangsung selama tujuh bulan ini.

Aswandi mencontohkan, IPNU Jawa Timur yang membuat Educare dan IPNU Jawa Tengah yang membuat Konco Sinau. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk kepedulian IPNU terhadap pendidikan dan masa depan anak bangsa.

Sebab, Indonesia masih berada di urutan bawah PISA. Apalagi dunia pendidikan terdampak besar oleh pandemi Covid-19 saat ini. Dikhawatirkan, hal tersebut memberikan pengaruh negatif terhadap kualitas pendidikan dan pembelajaran, serta kualitas diri para pelajar ke depannya.

Teras Pelajar inilah, kata Aswandi, menjadi solusi konkret bagi pendidikan saat ini. Dengan jutaan anggota dan kader dan ribuan pimpinan di bawahnya, Aswandi yakin hal ini dapat melahirkan dampak positif bagi pendidikan Indonesia.

"Di hari Kesaktian Pancasila, kami berharap output-nya nanti bisa terciptanya Pelajar Pancasila di seluruh Indonesia,” katanya.

Kegiatan ini dihadiri oleh kader-kader IPNU di berbagai tingkatan pimpinan, mulai wilayah hingga ranting dan komisariat di institusi pendidikan.

Hadir pula Sekretaris Jendral Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Helmi Faisal Zaini, Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah Kementerian Pendididikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jumeri, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama RI Muhammad Ali Ramdhani, Direktur Pendidikan dan Keagamaan kementrian PPN RI Amich Alhumami, dan Kepala Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbud RI Abdul Kahar. (mdr/ian)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...