Jumat, 23 Oktober 2020 13:01

Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Pasuruan Berencana Olah Sampah Jadi Briket

Jumat, 25 September 2020 17:35 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Pasuruan Berencana Olah Sampah Jadi Briket
Sampah di TPA Kenep, Beji, Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemkab Pasuruan berencana melakukan terobosan, salah satunya dengan mengolah sampah menjadi briket maupun pupuk cair.

Hal itu dilakukan untuk mengatasi permasalahan sampah masyarakat di wilayah Kabupaten Pasuruan yang selama ini masih ditampung di TPST, TPS3R, maupun TPA menjadi barang yang bernilai ekonomis bagi masyarakat,

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Heru Ferianto menjelaskan, selama ini upaya menangani permasalahan sampah di masyarakat memang sudah berjalan dengan baik melalui program SDSB (Satu Desa Satu Bank Sampah). Di mana sampah rumah tangga ditampung di TPST dan TPS3R untuk dilakukan pemilahan.

"Untuk sampah rumah tangga yang tidak bisa dimanfaatkan, baik organik maupun non organik dibuang ke TPA, sehingga dalam beberapa tahun daya tampung TPA bisa overload," jelasnya.

Ia menambahkan, untuk mengatasi hal tersebut maka Pemkab Pasuruan melakukan terobosan baru agar sampah yang tidak dimanfaatkan tersebut menjadi bernilai ekonomis. Dengan melakukan MoU bersama PT Eka Mulia Putra Jaya, sampah tersebut akan dikelola menjadi briket (bahan bakar dari sampah yang difermentasi).

Program yang masih dalam proses MoU ini secara umum bertujuan agar sampah masyarakat di masing-masing desa maupun TPST, TPS3R, bisa habis dan tidak lagi dibuang ke TPA. Untuk mewujudkan program tersebut memang tidak mudah, seperti membalikkan telapak tangan. Makanya pemkab akan membuat pilot project di masing-masing kecamatan.

"Dalam program ini, pemkab tidak dibebani anggaran karena semua kegiatan operasional ditanggung oleh rekanan. Modelnya adalah bagi hasil dari pengolahan sampah menjadi briket," jelas Heru.

Untuk diketahui, produksi sampah setiap satu rumah tangga rata-rata menghasilkan 0,7 kg. Bila dikalkulasi dari total jumlah penduduk di Kabupaten Pasuruan sekitar 1,2 juta jiwa sudah berapa juta kubik sampah yang dihasilkan. Dengan modal ini, diharapkan sampah rumah tangga bisa ditangani dengan maksimal. (bib/par/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Jumat, 23 Oktober 2020 10:38 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...