Selasa, 20 Oktober 2020 18:17

Sidang Putusan Kasus Korupsi Pasar Manggisan Jember, Satu Terdakwa Dibebaskan

Selasa, 15 September 2020 16:40 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Yudi Indrawan
Sidang Putusan Kasus Korupsi Pasar Manggisan Jember, Satu Terdakwa Dibebaskan
Ilustrasi. (by freepik).

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Kasus Korupsi Pasar Manggisan memasuki sidang putusan, hari ini (Selasa, 15/9/2020). Dalam sidang itu, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya memutuskan 1 dari 4 terdakwa bebas.

Satu orang terdakwa yang bebas yakni Irawan Sugeng Widodo alias Dodik. Zainal Abidin, Kuasa Hukum Muhammad Fariz Nur Hidayat mengatakan bahwa terdakwa Dodik dibebaskan karena dirasa tidak terlibat langsung dalam kasus tersebut.

"Atasan Fariz, Pak Dodik dianggap oleh majelis hakim tidak ikut langsung dalam kasus tersebut, dan uang sebesar Rp 3 miliar tersebut tidak dapat dirinci, maka dibebaskan," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa (15/9/2020).

Zainal menjelaskan, untuk kliennya sendiri dijatuhi vonis 5 tahun denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan dan uang pengganti sebanyak Rp 92 juta.

Adapun untuk terdakwa lainnya, lanjut Zainal, vonis paling berat dijatuhkan kepada Edi Sandi, yakni 6 tahun denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan dan uang pengganti Rp 1 miliar. Sedangkan Mantan Kepala Disperindag Jember Anas Ma'ruf dikenai vonis 4 tahun, denda Rp 200 juta, dan subsider 2 bulan kurungan.

"Yang paling berat adalah Edi Sandi, sedangkan pak Anas 4 tahun tetapi tidak ada uang pengganti," tuturnya.

Ditanya terkait kemungkinan mengajukan banding, Zainal mengaku pihaknya masih akan koordinasi dengan klien. "Kami akan koordinasi dengan terdakwa dan keluarga apakah banding atau tidak, kita diberi waktu 7 hari," ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Nuril, Kuasa Hukum Anas Ma'ruf merasa keberatan dengan putusan majelis hakim. Sebab, kliennya tidak menerima aliran dana dari kasus Korupsi Pasar Manggisan tersebut.

"Pak Anas itu tidak terima uang sepeser pun walaupun ada kesalahan administratif. Tetapi vonisnya terlalu berat," ujarnya.

"Sedangkan untuk banding sendiri masih menunggu koordinasi dari terdakwa dan keluarga apakah banding atau tidak," pungkasnya. (jbr1/yud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Senin, 28 September 2020 22:43 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*32. waidhrib lahum matsalan rajulayni ja’alnaa li-ahadihimaa jannatayni min a’naabin wahafafnaahumaa binakhlin waja’alnaa baynahumaa zar’aanDan berikanlah (Muhammad) kepada mereka sebuah perumpamaan, dua...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...