Tak Mau Ceroboh, Pemkot Surabaya Terapkan Rapid dan Swab Test Bagi Pendatang

“Saya matur nuwun sekali (terima kasih). Semua ini berkat seluruh jajaran dari TNI, Polri maupun masyarakat saling bahu-membahu. Jadi pengamanannya sampai di warung kopi, pasar, dan kawasan permukiman,” ungkapnya.

Meski demikian, ia bersama jajarannya akan terus aktif dalam menjaga protokol di semua sektor masyarakat. Di antaranya, warung kopi, pasar, mal, wilayah perkampungan, serta beberapa tempat publik yang berpotensi menjadi kerumunan massa.

Makanya, setiap hari, lurah dan camat terus berkomunikasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, Koramil, hingga polsek aktif bergerak. “Mereka bergerak terus untuk menjaga protokol-protokol itu tadi setiap hari,” katanya.

Adapun untuk mengantisipasi dan menjaga Surabaya agar semakin terkendali, Presiden UCLG ASPAC juga menyatakan bahwa pemkot akan memberlakukan kembali kebijakan pencegahan Covid-19 seperti dahulu.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: