Selasa, 27 Oktober 2020 22:08

​Tuban Jadi Zona Oranye Penyebaran Covid-19

Rabu, 09 September 2020 21:07 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Suwandi
​Tuban Jadi Zona Oranye Penyebaran Covid-19
Peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban. (foto: ist).

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Setelah dua minggu berstatus kawasan zona merah, Kabupaten Tuban kembali ditetapkan sebagai zona oranye atau dengan risiko sedang penyebaran Covid-19, Rabu (9/9).

Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati menyatakan, perubahan status zona oranye tersebut ditentukan oleh 15 indikator. Dari 15 indikator tersebut, 3 di antaranya penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 dapat ditekan, angka kematian akibat Covid-19 menurun, dan angka kesembuhan meningkat.

"Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tuban dapat ditekan menjadi 50 persen dari puncaknya," tuturnya.

Pada saat berstatus zona merah, angka tertinggi kasus terkonfirmasi positif mencapai 72 kasus dalam seminggu. Namun, dalam kurun seminggu dapat ditekan di bawah 50 persen dari puncak atau kurang dari 36 kasus baru. Di sisi lain, angka kematian akibat Covid-19 juga berhasil diturunkan dalam kurun waktu 1 minggu dari yang semula 6 kasus menjadi 3 kasus.

"Selain itu, angka kesembuhan juga terus meningkat sesuai dengan pedoman tentang Penanganan Covid-19 dari Kemenkes RI," imbuhnya.

Di samping Tuban lepas dari zona merah, ternyata hari ini tercatat 25 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh. Walaupun masih juga ditemukan 2 pasien terkonfirmasi baru. Sementara capaian saat ini berkat sinergitas lintas sektor antara instansi pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat.

"Di samping itu, intensitas penertiban dan penegakan Perbup Tuban Nomor 65 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, mendukung penekanan penyebaran Covid-19 di Bumi Wali," bebernya.

Meski telah berstatus zona oranye, lanjut Endah, operasi penertiban protokol kesehatan akan tetap dilakukan menyisir 20 kecamatan di Kabupaten Tuban. Pemberlakuan Perbup Tuban Nomor 65 Tahun 2020 sebagai bentuk sosialisasi, edukasi, dan pendisiplinan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan.

"Peran serta masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan tetap menjadi hal utama dalam upaya penanggulangan Covid-19. Karenanya, Pemkab Tuban bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban mengambil tindakan tegas lewat penyiapan produk hukum dan penegakannya," pungkasnya. (wan/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...