Jumat, 23 Oktober 2020 09:27

Diduga Adanya Mafia, PMII Tuban Minta Dinsos Usut Tuntas Problematika Program BPNT

Selasa, 18 Agustus 2020 18:29 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Suwandi
Diduga Adanya Mafia, PMII Tuban Minta Dinsos Usut Tuntas Problematika Program BPNT
Puluhan Aktivis PMII Tuban saat menggelar aksi demo di depan Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tuban. (foto: ist).

TUBAN, BANGSAOLINE.com - Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tuban menggelar aksi demo di depan Kantor Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tuban yang berada di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Kabupaten Tuban, Selasa (18/8/2020).

Puluhan massa tersebut mendesak Dinsos P3A untuk mengusut tuntas carut marut penyaluran program BPNT (Bantuan Pangan NonTunai) yang ada di wilayah Kabupaten Tuban.

“Usut tuntas penyimpangan yang terjadi dalam program BPNT. Jangan sampai masyarakat miskin menjadi korban,” teriak Korlap Aksi, Choirul Aziz dalam orasinya.

Mereka menduga terjadi praktik penyimpangan dalam penyaluran program BPNT di Tuban. Seperti masih ditemukannya daging ayam busuk, beras berkutu, dan telur tak layak konsumsi yang diberikan kepada KPM (Keluarga Penerima Manfaat) dalam program tersebut.

Tak hanya itu, massa aksi juga menuding program tersebut menjadi ajang politik bisnis kemiskinan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga merugikan masyarakat yang menerima manfaat.

"Tindak tegas pendamping BPNT yang tidak melakukan tugasnya dengan baik. Mereka jangan hanya mengawasi jumlah, tetapi mengawal dan memastikan program ini tepat sasaran, serta benar-benar diterima warga miskin," tegasnya.

Oleh karena itu, para mahasiswa memberikan sejumlah rekomendasi kepada Dinsos Tuban supaya program tersebut tepat sasaran. Antara lain, meminta Dinsos setop kerja sama dengan mafia BPNT, dan menghentikan proses kapitalisasi dan monopoli program BPNT. Massa PMII juga meminta Dinsos memberikan kebebasan kepada KPM untuk menentukan kualitas bahan pangan ketika bertransaksi di e-warong atau agen.

Menanggapi hal itu, Plt. Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tuban, Joko Sarwono mengapresiasi masukan aktivis PMII Tuban terkait dengan proses dan mekanisme penyaluran BPNT di wilayah Tuban. Dirinya tidak menampik jika masih ditemukan persoalan dalam hal kualitas komoditas bahan pangan dari program tersebut.

"Kami selalu berupaya memperbaiki kualitas produk BPNT, supaya KPM menerima komoditas yang layak," jelas Joko Sarwono.

Ia berjanji akan melakukan evaluasi secara total, mulai dari kinerja agen, hingga supplier atau penyedia komponen bahan pangan dalam program tersebut. Ia juga akan menyampaikan masukan dari mahasiswa ini kepada pimpinan atau bupati.

“Apa yang menjadi saran dari mahasiswa akan kita akomodir seluas-luasnya, dan akan kita sampaikan kepada pimpinan agar KPM menerima bantuan sesuai haknya,” tutupnya. (wan/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 19 Oktober 2020 22:35 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri ternyata memiliki air terjun yang luar biasa indahnya. Namanya Air Terjun Ngleyangan. Sayangnya, untuk mencapai air terjun yang konon pernah dijadikan tempat bertapa Raja Kediri itu, sangat sulit ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 17 Oktober 2020 14:42 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...