Senin, 21 Juni 2021 01:55

​Catut Nama PBNU, Kejari Ponorogo Diminta Berani Bongkar Dugaan Pungli Benih Jagung

Jumat, 07 Agustus 2020 17:25 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Novian Catur
​Catut Nama PBNU, Kejari Ponorogo Diminta Berani Bongkar Dugaan Pungli Benih Jagung
Siswanto, SH saat memberikan keterangan terkait dugaan penyimpangan bantuan benih jagung di Kabupaten Ponorogo.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan OTT terhadap LF selaku pendamping program LMDH beberapa hari kemarin, aroma tidak sedap menyeruak dalam proyek benih jagung 2018/2019.

Kasus itu tampaknya akan berbuntut panjang, lantaran penasihat hukum tersangka yang saat itu mendampingi LF meminta Kejari Ponorogo membongkar dugaan pungli bantuan benih jagung di Ponorogo.

Siswanto selaku Penasihat Hukum tersangka LF kasus OTT pemerasan yang mengatasnamakan Kejari Ponorogo meminta Kejari Ponorogo berani membongkar dugaan penyimpangan bantuan benih jagung. Baik ketua dan petugas LMDH yang menangani bantuan benih jagung tersebut.

Tak hanya itu, ia juga berharap Kejari Ponorogo juga turut membongkar pungli-pungli lainnya di wilayah hukum Ponorogo, termasuk di program masyarakat desa hutan atau LMDH. Hal ini agar tidak ada tebang pilih dalam penanganan sebuah kasus terutama kasus tindak pidana korupsi.

BACA JUGA : 

Sunat BLT DD, Kasun di Ponorogo Akhirnya Minta Maaf

Pembagian 13 Kios Pasar Legi Tak Jelas, Sejumlah Pedagang Datangi Kejari Ponorogo

​Kasus BKSM Lanjut Terus, Kejari Ponorogo Panggil Supplier

Kasus BKSM Terus Bergulir, Kejaksaan Negeri Ponorogo Periksa Sejumlah Kepala Koperasi KPRI

"Dari pengakuan LF selaku klien kami menjelaskan bahwa kasus ini sebenarnya banyak sekali penyimpangan di LMDH di mana wilayah dia itu membawahi 242 hektare se-Kabupaten Ponorogo dan Magetan. Per bidang 1 hektare benih 15 kg dan petugas LMDH selain dia setiap menerima hak misalkan sesuai dengan kesepakatan itu kurang lebih mendapatkan 5 juta per hektare," ungkap Siswanto.

"Bila dirasionalkan apabila 242 hektare dikalikan Rp 5 juta maka ditemukan nominal yang fantastis itu dan berapa banyak petugas LMDH selain tersangka," sambungnya.

Saat dikonfirmasi terkait pemanggilan salah satu pengurus NU Ponorogo, ia menyebutkan berinisial G. Terus yang tim 10 yang membawahi program pertanian berinisial AS. "Menurut keterangan dari klien kami, utusan dari PCNU Ponorogo ini juga sebagai penyambung lidah antara tim yang di Ponorogo dengan PBNU yang ada dipusat," imbuhnya.

Dikatakannya, apabila pihak keluarga LF tersangka OTT membutuhkan pendamping hukum maka pihaknya akan ungkap fakta yang sesungguhnya. "Karena kebenaran itu kebenaran materiil, tidak bisa hanya berandai andai," pungkasnya. (nov/ian)

Gelar Pertemuan, Anggota Poktan Sumber Rejeki Lengserkan Sumadi dari Jabatan Ketua
Sabtu, 19 Juni 2021 00:20 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Ketua Gapoktan Sumber Rejeki, Sumadi, dilengserkan dari jabatannya oleh puluhan anggota, Kamis kemarin. Ini setelah puluhan anggota Gapoktan Sumber Rejeki mendatangi rumah Sumadi, yang juga menjabat kepala Dusun, untu...
Sabtu, 19 Juni 2021 18:17 WIB
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Dalam kondisi pandemi, Pemerintah Kabupaten Jember tetap berupaya menggeliatkan sektor pariwisata meski dengan menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 yang ketat.Salah satunya, dengan menggelar Jelajah Wisata and Funcamp 20...
Sabtu, 19 Juni 2021 07:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Presiden Abraham Lincoln menjadi tonggak sejarah bagi penghapusan perbudakan di Amerika Serikat (AS). Salah satu legacy Lincoln adalah UU anti diskriminasi.Kini terhapusnya perbudakan itu dijadikan hari kemerdekaan. Terut...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 19 Juni 2021 15:30 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...