Senin, 21 September 2020 09:42

​Catut Nama PBNU, Kejari Ponorogo Diminta Berani Bongkar Dugaan Pungli Benih Jagung

Jumat, 07 Agustus 2020 17:25 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Novian Catur
​Catut Nama PBNU, Kejari Ponorogo Diminta Berani Bongkar Dugaan Pungli Benih Jagung
Siswanto, SH saat memberikan keterangan terkait dugaan penyimpangan bantuan benih jagung di Kabupaten Ponorogo.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Setelah Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo melakukan OTT terhadap LF selaku pendamping program LMDH beberapa hari kemarin, aroma tidak sedap menyeruak dalam proyek benih jagung 2018/2019.

Kasus itu tampaknya akan berbuntut panjang, lantaran penasihat hukum tersangka yang saat itu mendampingi LF meminta Kejari Ponorogo membongkar dugaan pungli bantuan benih jagung di Ponorogo.

Siswanto selaku Penasihat Hukum tersangka LF kasus OTT pemerasan yang mengatasnamakan Kejari Ponorogo meminta Kejari Ponorogo berani membongkar dugaan penyimpangan bantuan benih jagung. Baik ketua dan petugas LMDH yang menangani bantuan benih jagung tersebut.

Tak hanya itu, ia juga berharap Kejari Ponorogo juga turut membongkar pungli-pungli lainnya di wilayah hukum Ponorogo, termasuk di program masyarakat desa hutan atau LMDH. Hal ini agar tidak ada tebang pilih dalam penanganan sebuah kasus terutama kasus tindak pidana korupsi.

"Dari pengakuan LF selaku klien kami menjelaskan bahwa kasus ini sebenarnya banyak sekali penyimpangan di LMDH di mana wilayah dia itu membawahi 242 hektare se-Kabupaten Ponorogo dan Magetan. Per bidang 1 hektare benih 15 kg dan petugas LMDH selain dia setiap menerima hak misalkan sesuai dengan kesepakatan itu kurang lebih mendapatkan 5 juta per hektare," ungkap Siswanto.

"Bila dirasionalkan apabila 242 hektare dikalikan Rp 5 juta maka ditemukan nominal yang fantastis itu dan berapa banyak petugas LMDH selain tersangka," sambungnya.

Saat dikonfirmasi terkait pemanggilan salah satu pengurus NU Ponorogo, ia menyebutkan berinisial G. Terus yang tim 10 yang membawahi program pertanian berinisial AS. "Menurut keterangan dari klien kami, utusan dari PCNU Ponorogo ini juga sebagai penyambung lidah antara tim yang di Ponorogo dengan PBNU yang ada dipusat," imbuhnya.

Dikatakannya, apabila pihak keluarga LF tersangka OTT membutuhkan pendamping hukum maka pihaknya akan ungkap fakta yang sesungguhnya. "Karena kebenaran itu kebenaran materiil, tidak bisa hanya berandai andai," pungkasnya. (nov/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...