Selasa, 20 April 2021 05:16

Kasus BKSM Terus Bergulir, Kejaksaan Negeri Ponorogo Periksa Sejumlah Kepala Koperasi KPRI

Selasa, 02 Februari 2021 16:21 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Novian Catur
Kasus BKSM Terus Bergulir, Kejaksaan Negeri Ponorogo Periksa Sejumlah Kepala Koperasi KPRI
Penyidik Kejaksaan Negeri Ponorogo saat memeriksa kepala koperasi. (foto: ist)

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Usai memeriksa sejumlah kepala sekolah baik SD maupun SMP terkait kasus dugaan penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan Bantuan Keluarga Siswa Miskin (BKSM), kini Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo secara maraton memanggil sejumlah kepala koperasi, Selasa (2/2/2021).

Koperasi dimaksud, yakni KPRI Sunan Kumbul, KPRI Sejahtera, KPRI Gatra, KPRI Megah, KPRI Mukti, KPRI Bina Makmur, dan KPRI Sekar.

Sabit Haerudin, Kepala Koperasi KPRI Sejahtera membeberkan bahwa dirinya ditanyai oleh Penyidik Kejari Ponorogo mengenai dasar hukum pendirian koperasi, tahapan pelaksanaan BKSM, bersedia penyalur kebutuhan siswa, mekanisme penyaluran, dan sistem pembayaran dari sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, dia menegaskan bahwa koperasi yang dikelolanya tidak menjual sepatu dan tas. "Hanya menjual alat tulis seperti buku, kertas, bolpoin, pensil, tinta untuk kantor sekolah dan siswa. Dari 7 koperasi tersebut, untuk pengadaan sepatu dan tas itu didapat dari supplier CV Elang Mandiri Perkasa," terangnya.

BACA JUGA : 

Sunat BLT DD, Kasun di Ponorogo Akhirnya Minta Maaf

Pembagian 13 Kios Pasar Legi Tak Jelas, Sejumlah Pedagang Datangi Kejari Ponorogo

​Kasus BKSM Lanjut Terus, Kejari Ponorogo Panggil Supplier

Kasus ​BKSM Terus Berlanjut, Kejaksaan Negeri Ponorogo Periksa Sejumlah Kepala SMP

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Ponorogo Ahmad Affandi membenarkan bahwa hari ini telah memanggil untuk dilakukan pemeriksaan terhadap 4 kepala koperasi setelah sebelumnya 3 kepala koperasi. "Jadi total semuanya 7 koperasi di mana pihak ini sebagai penyedia barang BKSM," ujarnya.

"Tidak menutup kemungkinan nanti kami juga akan memanggil CV Elang Mandiri Perkasa selaku supplier BKSM berupa barang yakni sepatu dan tas yang didistribusikan ke semua 7 koperasi dan dilanjutkan ke sekolahan," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, BKSM yang dianggarkan melalui APBD tahun 2019-2020 senilai miliaran rupiah itu seharusnya diwujudkan uang senilai Rp 175 ribu ke rekening virtual masing-masing siswa. Tetapi pada kenyataannya justru berbeda.

BKSM itu dari rekening daerah Ponorogo ditransfer ke rekening sekolah, kemudian oleh pihak sekolah diwujudkan berupa barang seperti sepatu, kaus kaki, tas, serta alat tulis melalui koperasi. (nov/rd/zar)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...