Selasa, 20 April 2021 05:23

Pembagian 13 Kios Pasar Legi Tak Jelas, Sejumlah Pedagang Datangi Kejari Ponorogo

Jumat, 05 Februari 2021 14:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Novian Catur
Pembagian 13 Kios Pasar Legi Tak Jelas, Sejumlah Pedagang Datangi Kejari Ponorogo
Perwakilan pedagang kios Pasar Legi saat mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Ponorogo.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Polemik pembagian kios Pasar Legi Ponorogo terus berlanjut. Terbaru, Dinas Perdagkum Ponorogo justru kembali memangkas jumlah kios yang diperuntukkan pedagang. Hal ini diungkapkan Ketua Paguyuban Kios Pasar Legi, Eko Wahono.

Menurutnya, ada 44 pedagang lama yang menempati kios Pasar Legi di lantai satu. Namun, jumlah kios justru berkurang menjadi 34 kios setelah pembangunan Pasar Legi. Bahkan, jumlah tersebut masih dipangkas 13 kios oleh Dinas Perdagkum.

"Kabarnya 13 kios itu diperuntukkan Kejaksaan, Kepolisian, 2 penjual emas/perhiasan, 3 perbankan, dan 2 UMKM," ujar Eko Wahono.

Hal tersebut membuat pemilik atau pedagang kios lama semakin berang. Jumat (5/2) pagi tadi, perwakilan pedagang lama yang menempati kios Pasar Legi mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo guna konsultasi hukum terkait hak dan kepemilikan kios.

BACA JUGA : 

​Penuhi Keinginan Pedagang, Bupati Sugiri Sancoko Bongkar Pagar Besi Pasar Eks Stasiun

Usai Dilantik, Bupati Sugiri Sancoko Dapat Kunjungan dari PKL, Perjekpo, dan Perpek

Buntut Pelaporan Bupati Ipong Soal Dugaan Pelanggaran PPKM Mikro, Ketua LSM 45 Dipanggil Polisi

Sekda Ponorogo Akui Peresmian Pasar Legi Tak Kantongi Izin dari Satgas Covid-19

"9 kios yang menjadi pesanan Dinas Perdagkum saja belum tuntas penyelesaiannya, ini kok malah nambah minta 13 kios. Maka dari itu, kami perwakilan pedagang kios Pasar Legi selain membawa bukti data kepemilikan kios, juga ingin menemui Kepala Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk berkonsultasi hukum terkait hak kios," terangnya.

Sementara itu Kajari Ponorogo, Dr. Khulnaifi Alhumami membenarkan kedatangan perwakilan pedagang untuk konsultasi hukum terkait masalah pembagian kios Pasar Legi di lantai satu.

"Dari sisi hukum, bahwa pedagang ini memiliki bukti buku surat keterangan menempati tempat usaha sesuai nama yang tercatat itu, di mana dulunya punya usaha atau tempat di Pasar Legi. Dengan permasalahan ini tentunya akan kita coba untuk mengomunikasikan dengan pihak (Dinas) Perdagkum," tukasnya. (nov/rev)

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...