Rabu, 05 Agustus 2020 20:08

Wabup Qosim Monitoring Penyaluran BLT JPS Jilid II

Sabtu, 01 Agustus 2020 16:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Wabup Qosim Monitoring Penyaluran BLT JPS Jilid II
Wabup Moh. Qosim ketika menyalurkan BLT JPS secara simbolis kepada KPM terdampak Covid-19 di wilayah Cerme. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim melakukan pemantauan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) program Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk warga terdampak pandemi Covid-19 di sejumlah desa, Sabtu (1/8).

Langkah ini untuk memastikan penyaluran bantuan yang bersumber dari dana APBD 2020 Kabupaten Gresik itu berjalan lancar.

Wabup juga menyerahkan secara simbolis BLT JPS di 5 desa, yakni Desa Kambingan, Ngabetan, Betiting, dan Kandangan. Semuanya di Kecamatan Cerme.

Wakil Bupati mengatakan, monitoring dilaksanakan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial senilai Rp 600 ribu per keluarga penerima manfaat (KPM) berjalan sesuai prosedur yang berlaku. "Kami terus mobile memonitoring penyaluran BLT JPS. Monitoring ini untuk memastikan penyaluran berjalan lancar," ungkap wabup, Sabtu (1/8).

Ia meminta seluruh penyelenggara yang terlibat dalam penyaluran bantuan ini untuk bekerja keras. Ia mengaku senang lantaran stakeholder di tingkat kecamatan dan tingkat desa sangat aktif melaksanakan pemantauan demi kelancaran penyaluran JPS ini. 

"Kami harus pastikan penyaluran bantuan berjalan lancar tanpa hambatan. Kalau ada masalah, harus segera kami selesaikan. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan," terangnya.

Agar bantuan tepat sasaran, wabup juga memberikan sosialisasi agar mekanisme JPS dipahami dan diterima masyarakat. "Bantuan sosial untuk warga terdampak corona (Covid-19) ini macamnya banyak. Ada bansos tunai Kemensos RI, BPNT, PKH, serta Jaring Pengaman Sosial (JPS)," katanya.

Kemudian, lanjut wabup, juga ada yang mendapat bantuan sembako dari provinsi, sembako dari kabupaten, bansos dana desa Rp 600 ribu, serta JPS yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Gresik Rp 600 ribu.

"Yang perlu dipahami, setiap penerima tidak boleh dobel. Kalaupun ada yang belum menerima dan belum terdata serta layak untuk dibantu, insya Allah dari kepala desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas akan mencatat dan memperjuangkan," bebernya.

Karena itu, wabup mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik menghadapi masa pandemi Covid-19. "Kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat, termasuk peran serta TNI-Polri yang juga turut membantu berjalannya penyaluran JPS, sehingga berjalan dengan aman, lancar, dan tepat sasaran," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...