Kamis, 04 Maret 2021 16:41

Sanitasi Sehat untuk Lingkungan dan Tubuh yang Sehat

Minggu, 19 Juli 2020 21:20 WIB
Editor: .
Wartawan: Muji Harjita
Sanitasi Sehat untuk Lingkungan dan Tubuh yang Sehat
Narasumber menyampaikan paparan dalam Sarasehan dan Rembuk Stunting di Desa Kraton Mojo.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Kesehatan kembali menggelar Sarasehan dan Rembuk Stunting. Setelah sehari sebelumnya dilaksanakan di Desa Kraton Mojo dan UPTD Puskesmas Kepung, kali ini dilaksanakan di Desa Tarokan Kecamatan Tarokan, dan Desa Ngadi Kecamatan Mojo, Selasa (14/7/20). Masih di tengah pandemi Covid-19, kegiatan Rembuk Stunting di Desa Ngadi terlaksana dengan menerapkan protokol kesehatan.

dr. Ratnasari Tri Sulistyowati selaku Kepala UPTD Puskesmas Ngadi mengatakan, kegiatan ini merupakan pertemuan pertama Puskesmas Ngadi di tengah pandemi Covid-19. Namun karena urgensinya, rembuk stunting tetap digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Menurutnya, upaya penurunan stunting tidak bisa dikerjakan puskesmas sendiri, perlu dukungan dan keterlibatan pihak lain baik masyarakat maupun dinas terkait.

Sementara itu Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga, Nurul Puspa Irawati, menyampaikan pentingnya sanitasi dalam upaya penurunan stunting. Keberadaan jamban yang tidak memenuhi standar atau kebiasaan BAB di sungai dapat memicu timbulnya penyakit.

Untuk itu edukasi tentang sanitasi dan perubahan perilaku perlu diberikan kepada masyarakat untuk menciptakan lingkungan dan kehidupan yang sehat.

“Yang juga penting yaitu ketersediaan air bersih. Di desa ini mungkin aksesnya gak masalah, namun bagaimana dengan kualitasnya? Air bersih harus memenuhi tiga syarat, tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa,” jelas Nurul Puspa.

Dengan keterlibatan semua pihak diharapkan angka stunting di Kabupaten Kediri, khususnya di Desa Ngadi dapat turun. Di akhir acara juga dilakukan penandatanganan Pernyataan Komitmen Pelaksanaan Konvergensi Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa Ngadi Kecamatan Mojo. (adv/kominfo)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 03 Maret 2021 05:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Data ini benar-benar mengejutkan. Bayangkan. Dari 1.000 orang Indonesia, 950 orang kekurangan vitamin D. Loh, bukankah sinar matahari di Indonesia melimpah?Ternyata sinar matahari saja tidak cukup. Lalu harus ditambah ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...