Jumat, 14 Agustus 2020 14:58

Soal Polemik SPP, BEM Surabaya dan Malang Datangi DPRD Jatim

Selasa, 14 Juli 2020 21:05 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Soal Polemik SPP, BEM Surabaya dan Malang Datangi DPRD Jatim
Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Surabaya dan BEM Malang Raya mendatangi DPRD Jatim.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Surabaya dan Malang Raya mendatangi Kantor DPRD Jatim, Selasa (14/7/2020).

Mereka menjemput balasan surat audiensi perihal Polemik SPP di tengah pandemi Covid-19 yang dikirimkan pihaknya pada Kamis (2/7/2020) lalu.

Koordinator BEM Surabaya Eko Pratama mengatakan, hingga saat ini belum ada solusi konkret dari eksekutif maupun legislatif. Oleh karenanya, mahasiswa dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ini mendatangi DPRD Jatim untuk menagih janji.

"Kami menuntut DPRD Jatim serius menanggapi aspirasi kami. Kalau DPRD Jatim masih tutup kuping, kami akan aksi lagi di sini pada 20 Juli usai Paripurna," imbuhnya.

Eko menyampaikan tuntutannya masih sama yakni jaminan pendidikan di tengah pandemi Covid-19. Selama aksi, mahasiswa melakukan orasi mengkritik kampus yang dinilai kurang terbuka dalam penggunaan anggaran di tengah pandemi.

"Secara sarana kampus, kita tidak menikmati empuknya kursi kampus. Kampus bilang tidak punya uang, nah kita membayar itu uangnya diapakan," terangnya.

"Kita lihat hari ini seolah-olah Kita punya hutang ke kampus Kita. Bagi kami kalau seperti ini terus, Pemerintah tidak bisa mengurusi ini," tambahnya.

Sementara, Koordinator BEM Malang Raya Mahmud menilai, dunia pendidikan dalam kondisi darurat keadilan. Mahasiswa tetap harus membayar kewajibannya tanpa ada keringanan. Padahal, ekonomi sedang dalam kondisi sulit karena dampak pandemi. "Mahasiswa menuntut agar Rektorat mengeluarkan kebijakan akibat masa pandemi," katanya.

Menurut Mahmud, kebijakan yang sudah dikeluarkan dinilai belum maksimal dalam mengakomodir keinginan mahasiswa. Kampus kerap merasa tidak memiliki uang, bahkan merasa pengeluarannya sama saja seperti kondisi biasanya.

Aksi kali ini, mahasiswa ditemui oleh Anggota Komisi E DPRD Jatim, Hari Putri Lestari. Ia berjanji akan meneruskan aspirasi mahasiswa ke komisinya yang salah satunya membidangi pendidikan ini. "Hasil ini akan saya sampaikan ke Komisi E dan pimpinan," katanya.

Sebelumnya, para mahasiswa sudah melakukan audiensi pada tanggal 25 Juni 2020 dan melakukan aksi demonstrasi pada tanggal 29 Juni 2020 di kantor LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur. Tuntutannya terkait relaksasi SPP telah ditandatangani oleh Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...