Senin, 30 Maret 2020 01:43

Sekda Ponorogo Agus Pramono Kembali Diperiksa Terkait Korupsi Wabup

Kamis, 15 Januari 2015 21:55 WIB
Editor: Revol
Wartawan: RM. N Prihantoro

PONOROGO (BangsaOnline) - Proses pelengkapan berkas untuk menuju tahap II, yaitu penuntutan dan pelimpahan berkas dan tersangka ke Pengadilan Tipikor di Surabaya, pada kasus korupsi DAK Pendidikan Kab. Ponorogo yang melibatkan beberapa pejabat Dinas Pendidikan, direktur CV. Global rekanan pengadaan barang, dan Wakil Bupati Ponorogo Yuni Widiyaningsih terus berlanjut.

Dalam rangka proses pelengkapan berkas ini, kamis (15/1), Sekda Ponorogo, Agus Pramono kembali diperiksa setelah Selasa yang lalu Sarji, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Kabid Sarpras) Dinas Pendidikan Ponorogo juga telah diperiksa dalam kapasitas masih sebagai Saksi.

Diketahui dalam Kasus dugaan korupsi DAK ini, nilai jumlah anggaran yang seharusnya terealisasi dalam program pengadaan alat peraga pendidikan setingkat SD adalah Rp 8,1 Miliar. Anggaran tersebut terbagi menjadi Rp 6 miliar untuk pengadaan alat peraga di 121 SD negeri di Ponorogo pada tahun 2012 dan Rp 2,1 miliar untuk pengadaan alat peraga di 43 SD negeri di Ponorogo pada tahun 2013. Namun, diduga anggaran tersebut telah dikorupsi kurang lebih senilai 5,5 Miliar.

Sementara ini, dalam proses pemeriksaan yang dilakukan pihak Kejari Ponorogo sudah ditetapkan delapan tersangka. Kedelapan tersangka tersebut adalah mantan Kepala Dinas Pendidikan Ponorogo Supeno sebagai Pengguna Anggaran (PA), staf Bidang Sarana Prasarana Dindik Son Sudarsono sebagai Ketua Panitia Pengadaan, staf Dindik Marjuki sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Direktur CV Global Nur Sasongko sebagai rekanan pengadaan barang, 2 karyawan CV Global dan seorang koordinator LSM di Madiun serta Wakil Bupati Ponorogo Yuni Widyaningsih.

Alur korupsi yang dilakukan pada proses pengadaan alat peraga pendidikan ini diduga dimulai sejak lelang yang sudah direkayasa. Selain itu, kecurigaan juga tercium ketika ditemukanya kondisi barang yang diadakan dalam keadaan buruk dan rusak hanya beberapa waktu setelah diterima oleh SD yang mendapat jatah.

Di sisi lain dalam proses pengkondisian lelang tersebut Wakil Bupati Ponorogo berperan mengkondisikan proses lelang bersama Nur Sasongko dengan kesepakatan mendapatkan Fee senilai 22 Persen dari total pagu DAK 2012 dan 2013 tersebut.

Sampai saat ini saksi yang diperiksa oleh pihak Kejaksaan Negeri masih berpotensi bertambah. Sebagaimana diketahui, selain dari unsur pengguna anggaran, pelaksana anggaran, panitia pengadaan barang dan rekanan pengadaan barang, beberapa kepala sekolah sebagai penerima barang dari program DAK tersebut juga sempat diperiksa sebagai Saksi.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...