Sabtu, 15 Agustus 2020 14:51

Petrokimia Gresik Alokasikan Rp 41,8 Miliar Dana CSR Tahun Ini untuk UMKM

Rabu, 08 Juli 2020 14:41 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Petrokimia Gresik Alokasikan Rp 41,8 Miliar Dana CSR Tahun Ini untuk UMKM
Salah satu program CSR Petrokima Gresik. (foto: ist).

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, pada tahun 2020 ini mengalokasikan anggaran sebesar Rp 41,8 miliar untuk membantu pengembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi menjelaskan bahwa dana kemitraan ini memiliki porsi terbesar dalam anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) Petrokimia Gresik tiap tahunnya.

Bahkan, dia mengaku, di tahun 2020 ini, totalnya mencapai 80,1 persen dari anggaran CSR sebesar Rp 51,8 miliar. "Ini menjadi wujud komitmen Petrokimia Gresik turut aktif meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemberian modal kerja dan pembinaan terhadap pelaku UMKM," ujar Rahmad, Rabu (8/7/2020).

Menurutnya, anggaran ini juga merupakan bagian dari upaya Petrokimia Gresik untuk menyukseskan program #BUMNuntukUMKM, sebagaimana perannya sebagai agent of development (agen pembangunan) dan agent of change (agen perubahan).

Lebih lanjut, Rahmad mengatakan, hingga bulan Juni menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Petrokimia Gresik, pihaknya telah menyalurkan Rp 9,79 miliar untuk membantu UMKM di berbagai daerah, atau 23 persen dari anggaran kemitraan.

Dana tersebut, sambungnya, disalurkan sebagai pinjaman modal kerja bagi 480 pelaku UMKM yang tergabung dalam 89 mitra binaan, baik perorangan/kelompok. Mulai dari sektor perdagangan, pertanian, peternakan, dan perikanan. "Kebanyakan dari pelaku usaha berasal dari beberapa daerah di Jawa Timur, namun sebagian juga ada yang dari Blora (Jawa Tengah), kemudian Sleman, Bantul, serta Kulon Progo (D.I.Yogyakarta)," cetus Rahmad.

Dia menambahkan bahwa anggaran kemitraan yang dikeluarkan Petrokimia Gresik terbilang tinggi tiap tahunnya. Tahun 2018, Petrokimia Gresik telah menyalurkan Rp 43,7 miliar untuk 2.296 pelaku usaha, kemudian di tahun 2019 sebesar Rp 45,98 miliar untuk 2.117 pelaku UMKM.

"Sedangkan jika ditotal mulai tahun 2016 hingga sekarang, sudah ada 11.325 pelaku usaha atau UMKM yang kami bantu dengan total anggaran lebih dari Rp 188 miliar," ungkap Rahmad.

Adapun untuk program CSR Bina Lingkungan tahun 2020, imbuhnya, Petrokimia Gresik juga menganggarkan dana sebesar Rp 10 miliar. Hingga Juni, anggaran bina lingkungan telah direalisasikan sebesar Rp 2,6 miliar (21 persen ).

Dia menerangkan bahwa bantuan ini disalurkan untuk bantuan korban bencana alam, pendidikan, peningkatan kesehatan, pengembangan sarana dan prasarana umum, sarana ibadah, pelestarian alam, dan program pengentasan kemiskinan.

"Bantuan bina lingkungan terbesar adalah bantuan pendidikan. Tahun ini dialokasikan sebesar Rp 3,5 miliar dengan realisasi sebesar Rp 1,5 miliar atau 41 persen," katanya.

Rahmad berharap bahwa bantuan ini mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat, sesuai dengan komitmen Petrokimia Gresik untuk maju bersama masyarakat.

"Sejalan dengan kemajuan perusahaan, kami ingin menebarkan lebih banyak lagi manfaat untuk masyarakat," pungkas Rahmad. (hud/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 15 Agustus 2020 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...