Sabtu, 08 Agustus 2020 15:18

​Ringkus Pelaku Penusukan di Bypass Juanda, Polisi Berhasil Ungkap Motifnya

Senin, 06 Juli 2020 19:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Ringkus Pelaku Penusukan di Bypass Juanda, Polisi Berhasil Ungkap Motifnya
KTP korban penusukan di Jl Bypass Juanda, Sedati, Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Kasus penusukan di Jl Bypass Juanda yang menewaskan Jerry Chris Biantoro (30), warga Petemon Surabaya akhirnya terbongkar. Senin (6/7), Polresta SIdoarjo akhirnya berhasil meringkus tiga pelaku kejahatan tersebut yang masih berusia muda.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Ambuka Yudha Hardi Putra membenarkan penangkapan tersebut. "Pelaku kini ditahan, masih pemeriksaan," ucapnya.

Selang insiden penusukan tersebut, Polresta Sidoarjo langsung bertindak cepat dengan membentuk tim gabungan untuk melakukan penyelidikan serta memburu pelaku.

Tim tersebut beranggotakan Unit Resmob Polresta Sidoarjo serta Reskrim Polsek Sedati. Selama tiga hari turun di lapangan, petugas menemukan petunjuk keberadaan pelaku.

Tim lalu mengumpulkan sejumlah bukti, mulai dari keterangan empat saksi mata hingga menggelar olah TKP. Hasilnya, kejahatan tersebut dilakukan oleh tiga pelaku.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji langsung meminta tim memetakan keberadaan pelaku. Dari informasi yang dihimpun, empat penjahat itu menyebar. "Di Surabaya dan Sidoarjo," ucapnya singkat.

Petugas pun disebar untuk mengintai pelaku, sembari menunggu waktu yang tepat untuk menyergap para bandit tersebut.

Nah, malam kemarin, kesempatan itu pun muncul. Saat itu, dua pelaku asal Surabaya bertemu, mereka langsung ditangkap tanpa perlawanan.

Nasib yang sama dengan dua penjahat yang bermukim di Sidoarjo. Keduanya ditangkap saat hendak keluar rumah. "Empat pelaku kami tahan," tegas Kombespol Sumardji.

Sumardji enggan membeberkan identitas komplotan penjahat tersebut, sebab sampai hari ini, petugas masih melakukan pemeriksaan.

Alhasil, empat pemuda yang tertangkap itu mengakui perbuatannya. Mereka menghabisi nyawa Jerry saat menonton balap liar di Desa Semampir, Sedati dengan cara ditusuk di bagian dada sebelah kiri.

Sumardji lantas mengungkapkan, aksi keji para pelaku sebenarnya disebabkan persoalan sepele, yaitu persaingan antar kelompok balap liar. Mereka saling bersaing untuk menjadi yang terbaik. "Akhirnya menimbulkan permusuhan," pungkasnya. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...