Wali Kota Dewanti Rumpoko dan Kapolres Batu saat menyapa pengunjung Alun-alun dan PKL di sekitar Alun-alun.
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Guna menekan laju penyebaran Covid-19, jajaran Forkopimda Batu melakukan sidak ke sejumlah tempat nongkrong. Antara lain di Alun-alun, Cafe Omah Kumpul, dan di Jalan Jalibar, Oro-Oro Ombo, Kota Batu, Sabtu (4/7) malam.
Dalam kegiatan itu, tim tidak hanya mengingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan saja, melainkan juga melakukan rapid test bagi warga yang berasal dari luar Kota Batu.
BACA JUGA:
- Pemkot Batu Jawab Pandangan DPRD soal 3 Raperda Strategis
- DPRD Kota Batu Soroti Alih Fungsi Lahan hingga Aset Daerah dalam Pembahasan Tiga Raperda
- Dewan Pendidikan Kota Batu Lakukan Monitoring dan Evaluasi Asesmen di Sejumlah Sekolah
- Peringati Hardiknas 2026, Pemkot Batu Genjot Beasiswa 1000 Sarjana dan Kampanye Anti-Bullying
Untuk di Alun-alun, sedikitnya ada 16 orang dilakukan rapid test. Kemudian di Cafe Omah Kumpul ada 2 orang, dan di Jalan Jalibar terdapat 19 orang yang di-rapid test. Mereka diketahui berasal dari daerah luar Kota Batu, di antaranya dari Surabaya, Nganjuk, Pasuruan, Sidoarjo, Kota Malang, dan Kabupaten Malang. Hasil rapid test, semua dinyatakan non-reaktif.

Menurut Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, berdasarkan pemantauannya masyarakat Kota Batu dan wisatawan sudah 95 persen menggunakan masker.
"Setiap hari kami akan terus berpatroli untuk mengontrol dan mendisiplinkan masyarakat. Teringat penegasan dari Gubernur Jawa Timur Bu Khofifah yang mengatakan bahwa 70 persen masyarakat Jatim tidak disiplin menggunakan masker. Tapi alhamdulillah untuk Kota Batu jauh sudah lebih baik," katanya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




