Sabtu, 08 Agustus 2020 01:22

Sambut Kedatangan Santri, Ponpes Mambaul Ma'arif Denanyar Terapkan Protokol Kesehatan

Rabu, 01 Juli 2020 13:54 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Aan Amrulloh
Sambut Kedatangan Santri, Ponpes Mambaul Ma
Santri saat dicek suhu tubuhnya.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Dalam menyambut kedatangan para santrinya, Pondok Pesantren (Ponpes) Mambaul Ma'arif yang berada di Denanyar Jombang memberlakukan kehidupan dengan normalitas baru (New Normal) dalam kegiatan pesantren sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

Ketua Satgas Covid-19 Ponpes Mambaul Maarif, Abdurosyd mengatakan, ada beberapa protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh wali santri dan santri sebelum kembali ke Ponpes Mambaul Ma'arif, di antaranya mulai dari isolasi mandiri dan penentuan bekal yang dibawa.

“Santri sebelum datang ke pondok wajib isolasi sendiri di rumahnya selama 14 hari. Sebelum mereka kembali ke pondok nanti minta surat keterangan sehat dari rumah sakit, keterangan rapid test dan ada juga surat pernyataan dari orang tua,” ucapnya saat ditemui di lingkungan ponpes, Rabu (1/7/2020).

Usai santri sampai di pondok, lanjut Abdurosyd, panitia akan melakukan sterilisasi terhadap barang bawaan dan sekaligus melakukan pengecekan kelengkapan yang dibawa oleh santri. Para santri sebelum masuk ke lingkungan ponpes juga dilakukan penyemprotan disinfektan serta pendataan.

“Kelengkapan-kelengkapan yang harus dibawa santri, di antaranya alat makan sendiri, vitamin dan matras sendiri. Kita tidak ingin mereka duduk campur dengan yang lainnya, serta santri harus kembali menjalani karantina selama 14 di asrama masing-masing dan tidak diperkenankan untuk keluar,” terangnya.

Menurut lelaki yang akrab disapa Gus Iid, saat ini yang datang adalah 150 orang santri putra dan putri sebagai pengurus, hal ini dimaksudkan agar para pengurus dapat mengerti dan memahami protokol New Normal sebelum kedatangan para santri di Ponpes Mambaul Ma'arif.

“Nanti baru pada tanggal 11 Juli 2020, gelombang pertama para santri akan datang ke Ponpes Mambaul Ma'arif, yakni dengan total sekitar 500 hingga 700 santri, dan para pengurus dapat menyosialisasikan serta membiasakan diri dengan kehidupan New Normal di pesantren," pungkasnya. (aan/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...