Kamis, 29 Juli 2021 02:44

FUIB Luruk Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Desak RUU HIP Dicabut Tanpa Kompromi

Senin, 29 Juni 2020 15:13 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Ahmad Fuad
FUIB Luruk Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Desak RUU HIP Dicabut Tanpa Kompromi
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, HM Sudiono Fauzan menerima penyerahan maklumat dari Habib Nizar SBA didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri dan Rusdi.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk menyampaikan maklumat tentang penolakan RUU HIP. FUIB juga mendesak DPR RI agar segera menghentikan pembahasan dan pencabutan RUU HIP tanpa kompromi.

Kedatangan mereka dikoordinatori oleh Habib Nizar BSA. Adapun isi maklumatnya terdiri dari 9 poin.

Pertama, TAP MPRS Nomor 25/1966 tentang pembubaran PKI sebagai organisasi terlarang di wilayah NKRI ternyata diabaikan, sehingga sama artinya dengan persetujuan terhadap pengkhianatan bangsa. Kedua, adanya tafsir baru dalam bentuk RUU HIP justru telah mendegradasi eksistensi Pancasila.

Ketiga, memeras Pancasila menjadi Trisila lalu Ekasila, yakni "Gotong Royong" adalah nyata-nyata upaya pengaburan dan penyimpangan makna dari Pancasila itu sendiri, dan secara terselubung itu melumpuhkan keberadaan Sila Pertama, yakni "Ketuhanan yang Maha Esa".

BACA JUGA : 

Desak Pemkab Segera Cairkan Insentif Nakes, Anggota Komisi IV Dorong Transparansi Anggaran Cukai

Dampak Pandemi, Proyeksi PAD Kabupaten Pasuruan Menurun di 2022

DPRD Pasuruan Berharap Proyek-proyek Pemkab di Sejumlah OPD Bisa Buka Lapangan Kerja

Soal Penundaan Pilkades Serentak, Dewan Sarankan DPMD Pasuruan Konsultasi ke Kemendagri

Keempat, meminta DPR RI untuk tetap mengingat sejarah memilukan dan terkutuk yang dilakukan PKI, terutama peristiwa sadis dan tak berperikemanusiaan yang mereka lakukan, khususnya di tahun 1948 dan 1965. Keberadaan RUU HIP patut dibaca sebagai bagian dari agenda itu, sehingga wajib ditolak dan dihentikan dengan tegas tanpa kompromi apapun.

Kelima, konseptor RUU HIP adalah oknum-oknum yang ingin membangkitkan paham komunis, maka wajib diusut dan ditindak oleh yang berwajib. Keenam, mengimbau kepada umat Islam Indonesia agar tetap waspada dengan paham komunis dengan berbagai cara licik.

Ketujuh, mendukung sepenuhnya keberadaan TNI sebagai penjaga kedaulatan NKRI sekaligus Pancasila. Kedelapan, mengajak umat Islam mendukung maklumat MUI pusat dan provinsi.

Terakhir, bila maklumat ini diabaikan oleh DPR RI dan Pemerintah RI, maka umat Islam Indonesia agar bangkit bersatu dengan segenap upaya konstitusional untuk menjadi garda terdepan dalam menolak paham komunis.

Sementara dari pertemuan terbuka yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Pasuruan H. M. Rusdi Sutejo itu, semua anggota fraksi yang hadir mendukung penolakan RUU HIP. Mereka terdiri dari Fraksi PKB, PDIP, dan PKS.

"Maklumat ini nanti saya sampaikan kepada lembaga kami yang paling atas, minimal ke DPRD Provinsi dan kalau memungkinkan langsung ke DPR Pusat," jelas Rusdi Sutejo. (afa/zar)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...