Senin, 10 Agustus 2020 22:46

Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Khofifah: Karena Testing Kita Masif, Tracking Juga Progresif

Minggu, 28 Juni 2020 00:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Subaidah
Kasus Covid-19 di Jatim Tinggi, Khofifah: Karena Testing Kita Masif, Tracking Juga Progresif
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri silaturahim ulama se-Madura bersama Menkopolhukam Mahfud MD di Pendopo Agung Bangkalan, Sabtu (27/6/2020).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku sudah menyiapkan beberapa langkah menindalanjuti enam arahan Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan ke Surabaya, Kamis (25/6/2020) lalu.

Ia mengaku, saat ini sedang melakukan koordinasi dengan tim gugus tugas provinsi, untuk merumuskan langkah-langkah agar kasus Covid-19 di Jawa Timur dapat diturunkan, sedangkan jumlah pasien sembuh ditingkatkan.

"Kita sudah ada satu draft example. Kemudian tadi malam juga sudah kami bahas kembali detailed plan program yang dirasa paling efektif untuk dilakukan," ujarnya saat menghadiri kunjungan dan silaturahim ulama se-Madura bersama Menkopolhukam Mahfud MD di Pendopo Agung Bangkalan, Sabtu (27/6/2020).

Dikatakannya, bahwa sebelum menentukan langkah penanganan Covid-19, pihaknya selalu meminta telaah dari pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga yang berjumlah sebanyak 8 orang.

Sehingga, ketika kasus Covid-19 di Jawa Timur bertambah, pihaknya meminta arahan mengapa tingkat penyebaran semakin besar. Walaupun sudah dilakukan berbagai macam upaya pencegahan.

"Oh, ternyata kasus masih belum bisa diturunkan karena testing kita masif, tracking kita juga progresif," ujarnya.

Dengan keadaan ini, pihaknya telah melakukan evaluasi terkait keadaan rumah sakit, baik itu ruang isolasi dan petugas kesehatan. Menurutnya, kasus Covid-19 memang harus dibahas secara detail dari berbagai macam ahli. Seperti halnya, pendapat dari Persi (Persatuan Rumah Sakit Indonesia), IDI (Ikatan Dokter Indonesia), dan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia).

"Sehingga, dari beberapa masukan dari mereka inilah kita bisa kaji terkait hal apa yang dapat dioptimalkan agar angka penyebaran Covid-19 dapat diturunkan," pungkasnya. (ida/uzi/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 10 Agustus 2020 20:48 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Ngawi telah menyiapkan anggaran dari APBD senilai Rp 9,1 miliar untuk membuat area yang digadang-gadang akan menyerupai kawasan Malioboro Jogja.Budi Sulistyono, Bupati Ngawi melakukan pen...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...