Rabu, 28 Oktober 2020 21:05

Pemkab dan DPRD Sidoarjo Belum Putuskan Hari H Pilkades Serentak

Jumat, 19 Juni 2020 21:30 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mustain
Pemkab dan DPRD Sidoarjo Belum Putuskan Hari H Pilkades Serentak
BUNTU: Hearing Komisi A dengan OPD terkait Pilkades Serentak, di gedung DPRD Sidoarjo, Jumat (19/6). foto: ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Rencana digelarnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Sidoarjo yang tertunda akibat pandemi Covid-19 hingga kini masih berliku. Pemkab dan DPRD Sidoarjo masih kesulitan menentukan tanggal pelaksanaan (Hari H) Pilkades Serentak 2020.

Sudah dua kali Komisi A DPRD Sidoarjo menggelar hearing dengan OPD terkait membahas rencana digelarnya Pilkades Serentak tahun 2020. Namun hearing itu belum memutuskan kapan Pilkades Serentak ini digelar.

"Tanggalnya masih belum ada," cetus Ketua Komisi A Subandi, usai hearing dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Camat se-Sidoarjo, dan KPU Sidoarjo, Jumat (19/6) sore.

Memang muncul wacana Pilkades Serentak direncanakan digelar pada Oktober 2020. Itu dengan pertimbangan perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD bisa digedok pada September 2020.

"Setelah PAK digedok tanggal 30 September. Kemudian evaluasi Gubernur maksimal paling nggak dua minggu. Pertanyaannya, apa dalam waktu satu bulan PMD bisa menyiapkan Pilkades?," tanya Sekretaris Komisi A, Warih Andono usai hearing tersebut.

Sementara, kata Warih, ada penambahan tempat pemungutan suara (TPS) dan rekrutmen tambahan panitia pilkades. "Butuh persiapan untuk bentuk panitia (tambahan)," tutur politikus Partai Golkar ini.

Digedoknya Perubahan APBD itu terkait agenda Pilkades Serentak 2020 yang membutuhkan anggaran tambahan, karena digelar di tengah Pandemi Covid-19 sehingga pelaksanaannya harus menerapkan protokol kesehatan.

Dana tambahan karena harus menambah tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencegah kerumunan massa. Selain itu dibutuhkan penyediaan masker dan hand sanitizer saat coblosan berlangsung.

Bagaimana jika digelar November? Kata anggota Komisi A, Tarkit Erdianto, jika digelar November, bakal berdekatan dengan pelaksanaan Pilbup Sidoarjo, 9 Desember 2020. 

"Itu juga harus dipertimbangkan. Karena jangan sampai Pilkades berbenturan dengan Pilkada. Makanya, dalam rapat tadi kami juga mengundang KPU Sidoarjo," ucap Tarkit Erdianto.

Dalam pertemuan ini, Ketua KPU Sidoarjo M Iskak berharap Pilkades Serentak tidak digelar berbenturan dengan Pilbup Sidoarjo yang digelar pada 9 Desember 2020. 

"Rekomendasi kami, tentu Pilkades jangan sampai berbenturan jadwalnya dengan Pilkada. Makanya, kami paparkan semua tahapan agar bisa menjadi pertimbangan," beber Iskak usai hearing.

Meski belum menentukan opsi hari H Pilkades Serentak, dalam hearing ini muncul opsi terkait jumlah pemilih per-TPS. Yakni pilkades yang jumlah pemilihnya 4.000 sampai 5.000, tetap satu TPS. 

"Sedangkan yang lebih dari itu (lebih dari 5.000 pemilih) dipakai dua TPS. Misalnya di Desa Pabean (Sedati) ada 10 ribu pemilih, nanti dibagi dua TPS-nya. Namun ini belum diputuskan," tegas Subandi.

Diketahui, Pilkades Serentak di Sidoarjo tertunda akibat pandemi Covid-19. Semula pilkades yang bakal digelar serentak di 174 desa ini dijadwalkan pada 19 April 2020 lalu. Kini ratusan desa yang bakal menggelar pilkades itu dipimpin oleh penjabat (Pj) Kades yang mayoritas merupakan PNS dari kecamatan setempat. (sta/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...