Achmad Amir Aslichin. foto: ist.
Pulau Lusi bisa menjadi destinasi wisata bahari yang bisa jadi primadona. “Namun harus juga diimbangi dengan fasilitas tempat wisatawan yang memadai,” ujar mantan anggota DPRD Sidoarjo dua periode itu.
Di antaranya, akomodasi perahu harus siap. Mulai dari jumlah dan faktor keselamatannya juga harus sesuai standar. Masyarakat akan banyak tertarik ke Pulau Lusi jika faktor kenyaman dan keamanan menjadi prioritas. “Tapi tetap harus patuhi protokol kesehatan,” tandas politikus PKB ini.
Tidak hanya itu, kata Mas Iin, wisata kuliner di tempat itu juga harus dikembangkan. Hal itu untuk memfasilitasi para wisatawan yang ingin bersantai dengan keluarga sambil menikmati menu makanan. Terutama kuliner khas ikan laut dan tawar.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, Djoko Supriyadi mengatakan, saat ini pariwisata di Sidoarjo sudah dibolehkan kembali beroperasi. Kecuali tempat hiburan karaoke dan kolam renang.
Hal ini mengacu pada Perbup 44 Tahun 2020 tentang transisi menuju masyarakat yang sehat di tengah pandemi Covid-19. “Aturan protokol kesehatan di masa transisi new normal memang harus dilakukan,” ucapnya.
Dia menambahkan, dari segi wisata alam, pihaknya akan mengembangkan Pulau Lusi. Disporapar akan melibatkan banyak instansi dan investor, sehingga penyediaan fasilitas dan infrastruktur akan semakin baik. Dan juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar. (sta/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




