Di Masa Corona, Waktu yang DIbutuhkan untuk Ibadah Haji Bisa Tiga Bulan

Di Masa Corona, Waktu yang DIbutuhkan untuk Ibadah Haji Bisa Tiga Bulan

Saat diberikan kesempatan dialog, beberapa peserta webinar mencecar beberapa kritik kepada Kemenag, namun Kakanwil tidak bersedia menanggapi. "Kita sudah sepakat hanya sharing knowledge," tegas Zayadi.

Roisudin Bakri, Praktisi Travel -umrah mengkritik Kemenag yang terlalu cepat memutuskan untuk membatalkan .

"Saya sepakat dengan kritik Ketua PBNU, bahwa Kemenag terlalu tergesa-gesa. Kalau alasannya karena tidak ada waktu untuk persiapan, itu berarti hanya memikirkan reguler. Padahal untuk plus (khusus), tidak perlu persiapan lama," tandas Roisudin.

Peserta dari Stagen, Muthi’ah, mengkritisi penggunaan dana jemaah . "Jemaah pengajian saya di Muslimat, selalu bertanya, kira-kira untuk apakah dana mereka," ujarnya.

Jemaah dari Jawa Timur yang batal berangkat tahun 1441 ini ada sebanyak 34.516 orang. Mereka kebanyakan bisa menerima keputusan Menteri Agama tentang pembatalan ini.

"Di wilayah saya, hampir semua jemaah yang batal berangkat menyatakan tidak menarik uangnya. Mereka bisa menerima dengan sabar dan bisa memahami kondisi ini," ujar Abdul Haris Hasan, Kakankemenag Bangkalan yang turut hadir dalam webinar itu. (dur/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO