Rabu, 28 Oktober 2020 06:29

Pandemi Covid-19, KPU Tuban Ajukan Tambahan Dana Rp 15 Miliar untuk Pilkada 2020

Senin, 08 Juni 2020 20:57 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
Pandemi Covid-19, KPU Tuban Ajukan Tambahan Dana Rp 15 Miliar untuk Pilkada 2020
Komisioner KPU Tuban Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Zakiyah Munawaroh saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/6).

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban mulai mempersiapkan protokol kesehatan guna mendukung pelaksanaan Pilkada serentak 2020 yang telah disepakati berlangsung 9 Desember mendatang.

Meski pandemi Covid-19 hingga saat ini masih berlangsung, pelaksanaan pilkada dilaksanakan dengan memerhatikan protokol kesehatan Covid-19. Mengingat pandemi Covid-19 hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

"Hal yang paling penting saat ini adalah penyesuaian anggaran. Pelaksanaan Pilkada nanti anggarannya masih kurang, karena kita harus melaksanakannya dengan protokol kesehatan Covid-19," kata Komisioner KPU Tuban Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Zakiyah Munawaroh saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/6).

Untuk itu, pihaknya telah mengajukan tambahan anggaran kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tuban. Anggaran tersebut untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) kepada setiap penyelenggara di tiap tingkatan. Meliputi hand sanitizer, masker, tempat cuci tangan, disinfektan, thermo gun, dan sarung tangan untuk penyelenggara tingkat TPS.

"Total yang kita ajukan sekitar Rp 15 miliar, Rp 7 M untuk APD dan Rp 8 M untuk baju hazmat dan rapid test bagi penyelenggara," imbuh komisioner asli Kecamatan Rengel itu.

Selain itu, kata Zakiyah saat pencoblosan nanti, setiap pemilih yang datang ke TPS akan menggunakan satu alat coblos. Berbeda dengan Pemilu sebelumnya yang hanya menggunakan satu alat coblos untuk semua pemilih.

"Karena itulah anggaran Pilkada tahun ini dipastikan membengkak, karena harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan," paparnya.

Namun demikian, menurutnya pengajuan tambahan anggaran untuk protokol kesehatan tersebut, nantinya akan direalisasikan dalam bentuk barang oleh Pemkab Tuban. Sehingga KPU Tuban menerimanya tidak dalam bentuk uang.

"Jika memang direalisasikan Pemkab, yang kita terima wujud barang bukan uang," pungkasnya.

Untuk diketahui, anggaran Pilkada Tuban 2020 sedikitnya Rp 54 miliar sebelum terjadi pembengkakan akibat wabah Covid-19. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...