Kamis, 29 Juli 2021 03:11

Gugas Covid-19 Sidoarjo Terjunkan ASN untuk Monev Check Point PSBB Jilid III di Desa

Rabu, 03 Juni 2020 22:51 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Mustain
Gugas Covid-19 Sidoarjo Terjunkan ASN untuk Monev Check Point PSBB Jilid III di Desa
Tim ASN Pemkab Sidoarjo melakukan monev di check point PSBB Jilid III di sebuah Desa Kecamatan Porong, Rabu (3/6). foto: ist

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pemkab Sidoarjo melalui Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan Covid-19 menerjunkan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di titik check point Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga.

Asisten Satu Sekda Sidoarjo M Ainur Rahman menjelaskan, ASN yang dilibatkan untuk turun ke check point di desa-desa di luar dari ASN lima OPD. Seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan, RSUD Sidoarjo, Bakesbangpol, dan Dinas Perhubungan.

Sejak Jumat, 29 Mei 2020 lalu, ASN di Kabupaten Sidoarjo sudah mulai melakukan monev Pos Check Point PSBB tahap tiga di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Sidoarjo sebagaimana Surat Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo tanggal 28 Mei 2020 Nomor 130/3371/438.1.1.1/2020.

Kata M Ainur Rahman, para ASN dikerahkan ke titik check point PSBB tiap-tiap desa yang ada di 18 kecamatan.

BACA JUGA : 

Sidak Dapur Umum, DPRD Sidoarjo Minta Warung Makan di Desa Dilibatkan Layani Warga Isoman

Polresta Sidoarjo Bersama Dinkes Gelar Pelatihan Aplikasi Silacak kepada 347 Bhabinkamtibmas

Jasa Penggali Makam Besar pada Masa Pandemi, Kapolresta Sidoarjo Berikan Bantuan Sembako

Kebut Pembangunan Frontage Road, Pemkab Sidoarjo Bongkar Puluhan Bangunan di Desa Gedangan

‘’Seperti mengecek posko check point di desa, apa ada yang menjaga atau tidak. Kalau tidak ada maka bisa dilaporkan ke Tim Gugus Tugas Covid-19 Sidoarjo agar ada tindakan pengarahan,’’ kata Ainur Rahman saat mengumpulkan para sekretaris 43 OPD Kabupaten Sidoarjo di ruang Delta Graha Setda Sidoarjo, Rabu (3/6).

Keberadaan para ASN dalam monev pelaksanaan PSBB ketiga diharapkan bisa memberi kontribusi positif. Sesuai SOP-nya, 1 tim dari OPD terdiri dari 2 orang. Mereka melakukan monev bisa tiap 2 hari sekali, sampai PSBB tahap III ini berakhir pada 8 Juni nanti.

Pembagian timnya per kecamatan per-OPD, 1 tim terdiri dari 2 orang. Seperti misalnya saja untuk OPD Sekretariat Daerah mendapat tugas melakukan monev check point di desa-desa di wilayah Kecamatan Porong.

Seperti yang dilakukan oleh ASN di lingkungan kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, semua unsur dikerahkan baik pejabat sampai staf tidak terkecuali, begitu juga dengan OPD lainnya.

Monev PSBB tahap ketiga ini bertujuan untuk mengecek setiap titik check point terhadap keberadaan petugas apakah sudah melaksanakan tugasnya dengan benar. Selain itu, mengedukasi petugas yang jaga apa saja yang harusnya dilakukan terhadap seluruh warga yang melintas, mencatat seluruh pelanggaran yang terjadi di lapangan, baik masyarakat yang tidak memakai masker maupun yang berpenumpang lebih dari 50 persen, serta tidak membawa surat keterangan RT/RW.

Selanjutnya, laporan tersebut dilaporkan secara real time ke Helpdesk Monitoring PSBB Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Laporan tersebut juga dijadikan sebagai tolok ukur keberhasilan dari pelaksanaan PSBB tahap ketiga yang tengah dilakukan Kabupaten Sidoarjo.

“Sejauh pelaksanaan monev PSBB sampai hari ke-6 masih banyak ditemukan warga yang belum mengetahui aturan yang berlaku saat PSBB. Karena banyak ditemukan warga yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah, berpenumpang lebih dari 50% sesuai kapasitas dan masih banyak warung yang membuka dan menyediakan makan di tempat. Harapannya saat monev hari-hari berikutnya sudah banyak penurunan defiasi dan peningkatan kesadaran untuk bersiap menyambut New Normal," cetus Vira Murti Krida Laksmi, salah satu pejabat Sekretariat Daerah saat melakukan monev di Kecamatan Porong, Rabu (3/6). (sta/ian)

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...