Minggu, 05 Juli 2020 10:48

​New Normal, Chusainuddin: Pemkab-Pemkot Kediri Harus Perhatikan Pondok Pesantren

Jumat, 29 Mei 2020 10:59 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Muji Harjita
​New Normal, Chusainuddin: Pemkab-Pemkot Kediri Harus Perhatikan Pondok Pesantren
H. Chusainuddin, M.M., anggota F-PKB DPRD Jatim.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Menyikapi pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah di Kediri Raya (Kota dan Kabupaten Kediri) diminta memperhatikan dunia pendidikan, khususnya Pondok Pesantren dalam menghadapi New Normal atau pola hidup baru. Permintaan itu disampaikan H. Chusainuddin, M.M., anggota F-PKB DPRD Jatim.

Di samping mengharapkan alokasi penanganan Covid-19, ia juga meminta Pemda memberikan aturan dan perhatian khusus terhadap pendidikan di lingkungan Ponpes yang sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

"Perhatian khusus itu adalah dalam bentuk kebijakan anggaran pada pondok pesantren, mengingat di kota Kediri ada sekita 34 Ponpes, sementara di Kabupaten Kediri ada sekitar 189, dengan total santri ada sekitar 150.000 orang," kata Chusainuddin dalam rilisnya yang diterima BANGSAONLINE, Jumat (29/5).

Menurut Anggota Komisi B ini, perhatian secara khusus itu diperlukan karena kondisi sarana prasarana pondok pesantren masih banyak yang belum memenuhi standar kesehatan.

"Makanya, Pemda harus memberi perhatian khusus. Ponpes mempunyai andil yang luar biasa, tidak hanya untuk pencetak kader bangsa yang cerdas. Tapi juga pembentukan karakter anak muda. Selain itu, Ponpes juga merupakan embrio munculnya lembaga pendidikan," terang legislator yang berangkat dari Dapil VIII Jatim (Kota dan Kabupaten Kediri) ini.

Oleh karenanya, lanjut Chusainuddin, wajib hukumnya pemerintah memberikan intervensi yang cukup memadai bagi tumbuh kembangnya pesantren dengan langkah-langkah yang sesuai dengan protokol kesehatan. Apalagi, sudah ada UU Ponpes, sehingga tidak ada alasan lagi pemerintah untuk menafikan ponpes.

"Langkah-langkah tersebut bisa berupa menyiapkan sarana dan prasana pesantren agar sesuai dengan protokol kesehatan selama pandemi Covid-19, menyiapkan tes massal bagi santri dan pengajar sebelum pembukaan pesantren, hingga menyiapkan ketahanan ekonomi pesantren," pungkas Chusainuddin. (uji/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...