Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim saat jumpa pers di Media Center Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Rabu (27/5/2020).
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pasien Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di Kabupaten Sumenep terus meningkat. Per hari ini, Rabu (27/5/2020), warga Sumenep yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah empat orang.
Hingga saat ini, total jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 11 orang. Penambahan pasien baru itu termasuk pasien ke 8, 9, 10, dan 11, karena sebelumnya sudah ada 7 pasien yang positif Covid-19.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
“Dengan bertambahnya pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga sebanyak 11 orang, itu menunjukkan bahwa penyebaran virus itu di Kabupaten Sumenep bukan sekadar berita, tetapi sebuah realita,” ungkap Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim saat jumpa pers di Media Center Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Rabu (27/5/2020).
Penambahan pasien Covid-19 baru di Kabupaten Sumenep sebanyak empat orang itu, yakni 3 orang berasal dari Kecamatan Kota Sumenep dan 1 orang dari Kecamatan Talango yang merupakan pendatang dari Jakarta.
Bupati mengatakan, berdasarkan data dari 11 pasien positif Covid-19, sebanyak dua orang dinyatakan sembuh, sehingga masih ada 8 pasien yang sedang menjalani isolasi perawatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dan 1 pasien dirawat di rumah sakit di Surabaya.
Bupati berharap, seluruh elemen masyarakat agar ikut aktif mencegah penyebaran Covid-19 di daerahnya masing-masing, karena pencegahannya tidak hanya bisa dilakukan di perbatasan saja, tetapi harus masuk ke desa-desa di Kabupaten Sumenep.
“Saat ini, seluruh elemen di daerah harus bergotong royong menciptakan kampung atau desa tangguh baik untuk kesehatan, ekonomi, dan keamanan masyarakatnya di tengah wabah Covid-19. Kami bersama Forkopimda, terus melakukan motivasi kepada masyarakat agar menjadikan desanya sebagai desa tangguh,” pungkasnya. (aln/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




