Minggu, 12 Juli 2020 10:20

​Di Gresik, Positif Covid-19 Berkurang, Jadi 126 Orang

Minggu, 24 Mei 2020 20:12 WIB
Editor: MMA
​Di Gresik, Positif Covid-19 Berkurang, Jadi 126 Orang
Peta terbaru covid-19 di Kabupaten Gresik Jawa Timur, Ahad (24/5/2020). foto: ist/ bangsaonline.com

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Jumlah pasien positif virus Corona (COVID-19), di Kabupaten Gresik berkurang. Jika sebelumnya data di Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Gresik tercatat sebanyak 127 orang, kini ada pengurangan 3 orang dan penambahan 2 orang, sehingga menjadi 126 orang.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Gresik, drg. Saifudin Ghozali mengungkapkan, 3 pasien yang dihapus dari data Kabupaten Gresik itu, berasal dari dari Desa Suci Kecamatan Manyar, Desa Betoyoguci Kecamatan Manyar, dan Desa Karangangkring Kecamatan Dukun.

"Setelah dilakukan tracing (penelusuran, red) mendalam, ketiga pasien tidak pernah pulang ke Gresik tercatat 1 sampai dengan 2 bulan yang lalu, sehingga dimasukan data klaster khusus kapal (pelayaran)," ungkap Ghozali melalui keterangan tertulis yang disampaikan kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (24/5).

Dengan perubahan data ini, maka Kecamatan Dukun yang asalnya ditetapkan wilayah zona merah karena ada satu orang konfirmasi positif COVID-19, saat ini kembali sebagai zona hijau (nol positif COVID-19).

Di sisi lain, kata Ghozali, ada penambahan 2 warga konfirmasi positif COVID-19. Keduanya berasal dari Desa Menganti Kecamatan Menganti, dan Desa Gumeno Kecamatan Manyar.

"Keduanya berasal dari klaster Surabaya. Dengan demikian, data warga Gresik hari ini ada tambahan 2 positif COVID-19, akan tetapi keluar 3 positif COVID-19, sehingga data komulatif Gresik dari 127 orang menjadi 126," ungkapnya.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah menjadi 217 orang, dengan rincian 8 orang meninggal, 138 orang selesai pengawasan, dan 71 orang dalam pengawasan.

Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah menjadi 1.169, dengan rincian 1.022 selesai dipantau, dan 147 masih dipantau. Sementara Orang Dalam Resiko (ODR) tetap 1.132, sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) tetap 240. (hud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...