Sabtu, 06 Juni 2020 08:08

Kerahkan 318 Personel, Kapolres Imbau Masyarakat Patuhi Kesepakatan Saat Takbiran dan Salat Id

Sabtu, 23 Mei 2020 20:46 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Muji Harjita
Kerahkan 318 Personel, Kapolres Imbau Masyarakat Patuhi Kesepakatan Saat Takbiran dan Salat Id
Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana, saat memimpin apel. (foto: ist.)

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Polres Kediri Kota melaksanakan Apel Gelar Pasukan (dengan penerapan physical distancing) penekanan pengamanan masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1441 H di masa pandemi Covid-19 di Mako Polres Kediri Kota, Sabtu (23/5).

“Sore hari ini kita melaksanakan kegiatan pengamanan masyarakat, di mana sesuai dengan kesepakatan bersama untuk takbir keliling tahun ini ditiadakan. Sehingga, kami melakukan penyekatan serta pengaturan arus lalin (lalu lintas) yang ada di Kota Kediri,” kata Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana.

Menurut kapolres, dalam operasi pengamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota ini, ada sekitar 318 personel gabungan yang dilibatkan, baik itu dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). “Penyekataan pada titik-titik yang diperkirakan akan terjadi arus masuk dari maupun berasal dari kabupaten lain,” tambahnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang melaksanakan takbir agar mematuhi kesepakatan, yakni tidak keliling. Melainkan, melaksankan takbir di rumah dan masjid, yang maksimal diikuti oleh 4 orang.

Kapolres berharap pelaksanaan Shalat Idul Fitri juga sesuai dengan kesepakatan bersama Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah). Yakni dilaksanakan di rumah masing-masing beserta dengan keluarga.

"Tentunya petugas berwenang menjaga keamanan dan ketertiban Kota Kediri ini, dalam rangka memberikan kenyamanan kepada masyarakat agar dapat melaksanakan ibadah dengan baik," tambah Kapolres.

Sementara guna mengantisipasi gelombang pemudik yang saat ini ditenggarai masih terus berjalan, Polres Kediri Kota juga melakukan penjagaan dan pemantauan di sejumlah titik perbatasan wilayah. Beberapa di antaranya, yakni di daerah Mojo yang berbatasan dengan Tulungagung, perbatasan dengan Kabupaten Kediri di sekitar Ngadiluwih, serta di wilayah Kecamatan Tarokan.

“Seperti yang sudah kita lakukan, ada dua opsi, yang pertama adalah mengembalikan mereka ke daerah asal, sedang yang kedua kita memeriksa kesehatan dengan membawa para penumpang ke ruang observasi yang sudah ditentukan. Dari situ, pihak dari dinas kesehatan akan menentukan apakah mereka akan melakukan isolasi mandiri atau isolasi di tempat observasi tersebut,” pungkas Kapolres. (uji/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...