Minggu, 09 Agustus 2020 03:17

Pasien Positif COVID-19 di Gresik Bertambah 29 Orang, 1 Meninggal

Jumat, 22 Mei 2020 21:09 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Pasien Positif COVID-19 di Gresik Bertambah 29 Orang, 1 Meninggal
Peta sebaran Covid-19 di Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Lonjakan jumlah kasus positif virus Corona (COVID-19) di Gresik, kembali terjadi. Terhitung per hari Jumat (22/5), ada tambahan 29 warga Gresik yang dinyatakan positif COVID-19. Sehingga, total ada 122 pasien positif COVID-19 di Gresik.

Dari jumlah tersebut, 9 orang di antaranya meninggal, 12 sembuh, dan 101 dalam perawatan di sejumlah rumah sakit (RS).

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Gresik, drg. Saifudin Ghozali merinci 29 pasien terkonfirmasi positif. Yaitu, dari Kecamatan Manyar 2 orang, dari Desa Sukomulyo, dan Pongangan.

Kecamatan Benjeng 3 orang, 1 dari Desa Deliksumber, dan 2 dari Desa Kedungrukem. Kecamatan Menganti 4 orang, 1 dari Desa kepatihan, 1 Desa Drancang, 1 Desa Pelem Watu, dan 1 Menganti.

Kecamatan Balongpanggang 2 orang dari Desa Karangsemanding. Kecamatan Kebomas 4 orang, 2 dari Desa Singosari, 1 Desa Kembangan, dan 1 Sidomukti.

Kecamatan Gresik 2 orang, 1 dari Desa Sidorukun, dan 1 Desa Tlogopojok. Kecamatan Driyorejo 4 orang, 2 dari Desa Bambe, 1 Desa karangandong, dan 1 Desa Driyorejo.

Kecamatan Bungah 3 orang, 1 dari Desa Sukorejo, 1 Desa Masangan, dan 1 dari Nongkokerep. Kecamatan Kedamean 2 orang, 1 dari Desa Glinda, dan 1 Desa Banyuurip. Dan,

Kecamatan Cerme 2 orang dari Desa Cerme Lor. Dan, Kecamatan Menganti 1 orang dari Desa Hulaan yang telah meninggal dunia di RS Surabaya.

Pasien meninggal ini sebelumnya dilaporkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan menunggu hasil Swab. "Hari ini hasil swab keluar, dan dinyatakan positif," terang Ghozali, melalui keterangan tertulis yang disampaikan melalui Kabag Humas dan Protokol Reza Pahlevi kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (22/5).

Ghozali menjelaskan, 29 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 ini didominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) seperti hari sebelumnya. "Penambahan positif COVID-19 dua hari terakhir dalam jumlah besar ini karena masif rapid test yang dilakukan Satgas Kabupaten Gresik sekitar 3.500 orang. Hal ini kita lakukan karena untuk menyelesaikan klaster-klaster besar yang ada di Gresik," ungkapnya.

Klaster besar yang dimaksud Ghozali adalah klaster Sampoerna, klaster Surabaya, klaster Pelayaran, dan klaster Pabean. "Semoga dengan terselesaikannya klaster-klaster besar, penambahan menjadi landai," harapnya.

Pada kesempatan ini, Ghozali juga menyampaikan adanya pengurangan 1 konfirmasi positif COVID-19 dari Desa Petiken Kecamatan Driyorejo. "Pasien tersebut masuk data di Pemkot Surabaya, karena setelah kita tracing (telusuri), alamat domisilinya di Surabaya," terangnya.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah menjadi 204, dengan rincian 8 orang meninggal, 137 orang selesai pengawasan, dan 59 orang dalam pengawasan.

Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah menjadi 1.165, dari sebelumnya 1.163 orang. Dengan rincian, 1.006 selesai dipantau, dan 159 masih dipantau.

Untuk Orang Dalam Risiko (ODR) menjadi 1.132, dengan rincian lepas pengawasan 1.074 orang. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) naik menjadi 235. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...