Sabtu, 31 Juli 2021 03:27

Taman Pinang Indah dan Gading Fajar Ditutup Selama PSBB

Sabtu, 16 Mei 2020 19:59 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Taman Pinang Indah dan Gading Fajar Ditutup Selama PSBB
Ratusan petugas Satpol PP turun ke Gading Fajar sambil membawa papan panjang bertuliskan "Areal Physical Distancing".

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Berbagai cara dilakukan pemkab untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Salah satunya membatasi kerumunan. Titik yang menjadi perhatian yaitu kawasan Taman Pinang Indah (TPI) dan Gading Fajar.

Pukul 16.30, ratusan Satpol PP turun ke Gading Fajar. Petugas membawa papan panjang. Bertuliskan "Areal Physical Distancing".

Papan tersebut dipasang di ujung jalan Lingkar Barat. Fungsinya menutup akses pengendara. Pemakai jalan yang hendak menuju pusat kota diarahkan melintas di Jalan Soenandar Priyo Soedarmo.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Yani Setyawan mengatakan kawasan Gading Fajar bakal diterapkan PSBB. Jalan dibatasi. "Ditutup mulai Bundaran air mancur sampai Sumokali," jelasnya.

BACA JUGA : 

Kejar Target Pendapatan Pajak, BPPD Sidoarjo Bertahap Pasang Alat Perekam Transaksi

Terpelanting 50 Meter Tak Pakai Helm, Pemuda di Sidoarjo Tewas Seketika

Kepergok Curi Elpiji di Sidoarjo, Warga Menganti Jadi Bulan-bulanan Warga

Dilengkapi Dapur Jamu, Dandim Sidoarjo Apresiasi Kampung Tangguh di Krian

Penutupan jalan itu dimulai pukul 16.30-21.00. Akses perumahan tersebut harus steril dari PKL. "Jalan-jalan tikus juga kami kunci," paparnya.

Aturan itu sempat diprotes sejumlah pedagang. Mereka tak rela areal berjualan tersebut ditutup. Sebab, pendapatan PKL bakal menyusut.

Menurut Yani, pembatasan akses itu sudah menjadi ketetapan. Warga diminta mematuhi aturan tersebut. "Tujuannya memutus mata rantai Corona," tegasnya.

Dia mengingatkan, bagi yang tetap bersikeras melanggar aturan PSBB, bakal dikenakan sanksi. Tak menutup kemungkinan, pedagang yang nekat berjualan, pemkab juga menyiapkan hukuman sosial, selain sanksi administratif. (cat/rev)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...