Cap Go Meh di Sidoarjo, Kolaborasi Siantar Top dan Baznas Serahkan Santunan ke 1.700 Anak Yatim

Cap Go Meh di Sidoarjo, Kolaborasi Siantar Top dan Baznas Serahkan Santunan ke 1.700 Anak Yatim Direktur Yayasan Siantar Top Peduli, Rina Wijaya saat memberikan santunan kepada anak yatim di MPP Sidoarjo

SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 1.700 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan sosial yang digelar Yayasan Siantar Top Peduli bersama Baznas Sidoarjo di Gedung Mal Pelayanan Publik (MPP) Lingkar Timur Sidoarjo, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh atau penutup rangkaian Tahun Baru Imlek sekaligus menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Momentum ini menghadirkan nuansa kebersamaan dan toleransi antarumat beragama.

Suasana acara semakin meriah dengan penampilan atraksi barongsai dan liong-liong yang menghibur ribuan anak yang hadir. Keceriaan bertambah saat pertunjukan sulap turut memancing sorak-sorai para peserta.

Direktur Yayasan Siantar Top Peduli, Rina Wijaya, mengatakan kegiatan santunan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Inilah wajah toleransi yang sesungguhnya. Saat umat Khonghucu merayakan Cap Go Meh dan umat Muslim menyambut Ramadan, kita duduk bersama dalam kebahagiaan. Tak hanya umat Islam yang mendapatkannya, termasuk agama lain juga ikut serta dalam santunan tersebut,” ujar Rina usai acara.

Ia menambahkan, Yayasan Siantar Top Peduli telah aktif menjalankan kegiatan sosial sejak tahun 2007 dan secara konsisten menyalurkan santunan pada berbagai momen hari besar keagamaan.

“Harapan kami, Siantar Top bisa terus berkontribusi dan menyantuni lebih banyak lagi anak yatim di masa depan,” tambahnya.

Dukungan terhadap kegiatan sosial ini juga datang dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Staf Ahli Bupati Sidoarjo, Khudori, mengapresiasi konsistensi Siantar Top dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan.

“Di saat pemerintah fokus pada pembangunan infrastruktur, pihak swasta seperti Siantar Top dan Baznas hadir memikirkan kesejahteraan sosial anak yatim. Kami berharap perusahaan lain bisa mencontoh langkah ini,” ungkap Khudori.

Ketua Baznas Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Saldju Sodar atau Gus Jazil, menyebut kolaborasi antara BAZNAS dan Siantar Top telah berjalan harmonis selama empat tahun terakhir.

“Sinergi ini luar biasa. Kami selalu mendukung kegiatan sosial Siantar Top, terutama yang menyasar anak-anak yatim yang jumlahnya cukup banyak di Sidoarjo,” tuturnya.

Sementara itu, Maulana (18), salah satu penerima manfaat dari Yayasan Tazakka Binajah, mengaku senang bisa kembali mengikuti kegiatan tersebut.

“Senang banget bisa mendapatkan santunan kembali yang diselenggarakan oleh Siantar Top. Tadi juga dapat tas, jajanan, dan angpao. Semoga kebaikan Siantar Top dibalas dengan semakin maju dan semakin jaya,” ujarnya. (cat/van)