Sabtu, 06 Juni 2020 07:49

Kepala BPBD Trenggalek Bantah Ada Petugas Check Point Durenan yang Datang Hanya Absen, Lalu Pulang

Kamis, 14 Mei 2020 17:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Kepala BPBD Trenggalek Bantah Ada Petugas Check Point Durenan yang Datang Hanya Absen, Lalu Pulang
Joko Rusianto, Kepala BPBD Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Pernyataan dari Ketua Fraksi Demokrat Trenggalek Mugianto yang menyebut ada sebagian petugas di check point Durenan yang kerjanya hanya datang untuk absen, lalu pulang sebelum waktunya, dibantah oleh Joko Rusianto, Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Trenggalek.

"Jadi gini, kalau petugas yang di check point datang absen lalu pulang itu tidak mungkin. Karena tugasnya check point itu mendata kendaraan yang lewat. Jadi R2 berapa, R4 berapa, R6 berapa, beserta penumpangnya ke tujuan mana itu terdata di check point," kata Joko di ruang kerjanya, Kamis (14/5).

Menurutnya, keberadaan petugas di check point memang dibutuhkan dalam rangka memberikan laporan terkait penanganan Covid-19 pada check point pusat dalam hal ini smart center maupun Pusdalops.

"Dan ini dari shift satu ke shift yang lainnya itu diserahterimakan dan tanda tangan, kayak berita acara gitu. Jadi kalau saya kok gak mungkin kalau mereka datang terus absen terus pergi. Kalau datang absen terus pergi, lalu siapa yang nyatat?," kata Joko.

Joko tidak bisa mengingat dengan pasti berapa jumlah petugas yang dilibatkan dalam satu check point. Dirinya hanya menerangkan bahwa di tiap check point tersebut ada pihak yang diberi wewenang sebagai koordinator.

"Jadi, seperti check point di Durenan itu koordinatornya Kepala Satpol PP, CP (check point) Anjungan Cerdas (Tugu) itu koordinator Kadishub, koordinator Panggul itu Pak Agus (Camat Panggul)," terangnya.

Joko juga membenarkan jika petugas yang ditugaskan di check point dijatah honor Rp 100 ribu untuk satu orang dalam satu shift. Petugas di check point itu tidak semuanya berasal dari ASN (Aparatur Sipil Negara). Khusus BPBD, lanjut Joko, yang ditempatkan di check point tersebut sebagian besar adalah tenaga kontrak atau relawan dari BPBD Trenggalek.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mugianto, Ketua Fraksi Demokrat mengungkapkan bahwa terdapat sebagian petugas di check point yang kerjanya datang absen lalu pulang.

Pernyataan tersebut disampaikan Mugianto ketika digelar rapat kerja antara DPRD dengan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek di Gedung DPRD Trenggalek, Rabu (13/5) siang. (man/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...