Sabtu, 11 Juli 2020 05:23

Buka Posko Covid-19, Polresta Sidoarjo Langsung Turun Beri Bantuan Warga yang Melapor

Sabtu, 09 Mei 2020 18:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Buka Posko Covid-19, Polresta Sidoarjo Langsung Turun Beri Bantuan Warga yang Melapor
Penyerahan bantuan sembako kepada Indriana Betayanti, warga Kecamatan Kota Sidoarjo. Sebelumnya, ia melaporkan kondisi ekonominya ke posko Covid-19 Polresta Sidoarjo.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Merebaknya Corona di kota delta, sangat memukul perekonomian warga. Hal itu dirasakan Indriana Betayanti. Sumber penghasilannya mampet. Bahkan, dia belum mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari pemkab.

Indriana seorang janda. Dia hidup bersama adiknya, Gama Dian Kresnoadi. Setiap harinya, Indriana bekerja sebagai freelance test psikolog di sekolah. Namun, sejak virus covid-19 semakin merebak, pendapatannya menurun dratis.

Setali tiga uang dengan Gama. Supir ojek online (ojol) itu sepi order. Satu-satunya harapan tinggal pemasukan dari warkop. "Warkop juga sepi. Pendapatan turun," paparnya.

Beban Indriana semakin berat. Pasalnya, dia juga belum mendapatkan Bantuan Tunai Langsung (BLT) dari kelurahan dan pemkab. "Saya tidak punya rekening, jadi tak bisa menerima BLT," ucapnya.

Lantaran kian terpepet, Sabtu (9/5) pagi tadi warga Kelurahan Sekardangan, Sidoarjo itu memberanikan diri. Dia melaporkan kondisinya ke Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji. Indriana lantas mendapatkan bantuan paket sembako.

Kapolsek Kota Sidoarjo, Kompol Supiyan mengatakan, dirinya mendapatkan tugas dari Kapolresta pagi tadi. Supiyan diminta segera memberikan sembako untuk Indriana. "Langsung kami tindak lanjuti," jelasnya.

Sembako tersebut berasal dari Polresta serta Kodim 0816 Sidoarjo. Bantuan yang diberikan berupa beras, gula pasir, minyak goreng, serta mie instan.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan, Polresta kini membuka posko aduan warga. Terutama bagi warga yang terdampak Corona, namun belum mendapatkan bantuan. Seluruh keluhan ditampung. Selanjutnya, langsung dibantu. "Laporkan langsung ke nomor saya," tegasnya.

Indriana salah satu yang mendapatkan bantuan. Sumardji mengatakan saat ini sudah ada beberapa warga yang mengadu. Setelah mendapatkan keluhan, pihaknya segera meminta Kapolsek untuk turun.

Tidak hanya warga yang kesulitan mencari uang, ada juga pekerja pabrik yang tidak lagi mendapatkan penghasilan. Lantaran dirumahkan. Corona membuat perusahaan mengencangkan ikat pinggang. Membatasi pengeluaran. Termasuk menggaji karyawan. "Beberapa aduan yang masuk terkait PHK," ucapnya.

Nah, sebelum memberikan bantuan, Polresta akan melakukan verifikasi. Warga yang mengadu dicek. Apakah sudah mendapatkan bantuan atau belum. Selain itu, kondisi rumah juga dipelototi. "Tujuannya agar bantuan tepat sasaran," tutur pria asa Nganjuk itu.

Tak hanya menampung aduan warga, Polresta dan TNI juga menyisir seluruh wilayah Sidoarjo. Mencari warga yang terdampak Corona. Namun belum mendapatkan bantuan. Dia berharap bantuan sembako meringankan beban warga. "Tugas Polisi dan TNI meringankan beban warga," pungkasnya. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...