Jumat, 15 Januari 2021 22:45

Polisi Akhirnya Periksa Korban Budak Seks di Sidoarjo

Selasa, 06 Januari 2015 22:56 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Nanang Ichwan

SIDOARJO (BangsaOnline) - Janji penyidik untuk mengusut laporan kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh Toifin (50) warga Desa Tenggulunan Kecamatan Candi pada sebut saja Mawar (15) salah satu pelajar SMA di Sidoarjo, benar-benar ditepati. Kemarin, Mawar mendatangi Mapolres Sidoarjo beserta Tim Kuasa Hukum yang dikomandani M. Sholeh S.H untuk menjalani pemeriksaan di unit PPA Satreskrim Polres Sidoarjo.

"Korban menjalani proses pemeriksaan dari pihak kepolisian," ujar M Sholeh di Mapolres Sidoarjo.

Sholeh mendesak pihak kepolisian harus secara tegas mengungkap kakek yang telah melakukan pencabulan pada keponakannya tersebut hingga tuntas.

"Kami, tidak mau lagi ada korban lainnya. Biar pelaku sadar dan kembali jalan yang normal," ujarnya.

Sementara KBO Satreskrim Polres Sidoarjo Ipda Samad mengatakan pemeriksaan ini sesuai hasil yang ditelah direncanakan.

"Rencananya kalau tidak hari Senin, ya Selasa. Dan kami baru bisa memeriksa hari Selasa (6/01),” tandasnya.

Sebagiaman diberitakan, perbuatan kakek Toifin (50) sungguh bejat. Dia tega menjadikan keponakannya, Mawar (15) salah satu pelajar SMA di Sidoarjo sebagai budak seks. Tragisnya, perbuatan bejat tersebut dilakukan sejak keponakannya masih kelas 5 SD.

Orangtua Mawar setelah mendengar pengakuan dari anaknya yang telah diperlakukan sebagai budak seks, akhirnya didampingi kuasa hukumnya, M Sholeh SH melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Sidoarjo. Bukti laporan tertuang dalam nomor laporan polisi yakni LBP/366/XII/2014/Jatim/ResSDA tertanggal 6 Desember 2014 lalu.

Jarak rumah korban dengan rumah Toifin, sebenarnya cukup dekat hanya berjarak sekitar 100 meter. Sehingga Mawar sering disuruh ke rumahnya di Porong untuk membantu pekerjaan disitu.

Perbuatan bejat tersebut berawal dari korban disuruh memijit pelaku hingga akhirnya terjadi perbuatan layaknya hubungan suami istri yang kemudian terjadi berulang kali.

Namun, sejak Mawar duduk di bangku SMP hingga menjelang memasuki bangku SMA, ketika diminta datang ke rumah Toifin, mawar sudah tidak mau karena ujung-ujungnya akan selalu dijadikan budak seks.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Senin, 11 Januari 2021 16:42 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Kerusuhan politik yang dilakukan pendukung fanatik Presiden Donald Trump menelan banyak korban jiwa. Setidaknya, empat pendukung Trump dan dua polisi dikabarkan meninggal dunia terkait aksi demo anarkis di Gedung Cap...
Minggu, 10 Januari 2021 23:25 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*47. Wayawma nusayyiru aljibaala wataraa al-ardha baarizatan wahasyarnaahum falam nughaadir minhum ahadaanDan (ingatlah) pada hari (ketika) Kami perjalankan gunung-gunung dan engkau akan melihat bumi itu rata dan...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...