Minggu, 16 Mei 2021 12:29

Geger Disertasi Abdul Aziz, Rais Syuriah PBNU: Millk Al-Yamin Tertutup, Islam Sudah Hapus Perbudakan

Selasa, 03 September 2019 21:33 WIB
Editor: Tim
Wartawan: Tim
Geger Disertasi Abdul Aziz, Rais Syuriah PBNU: Millk Al-Yamin Tertutup, Islam Sudah Hapus Perbudakan
KH Afifuddin Muhajir, Rais Syuriah PBNU.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Disertasi Dr Abdul Aziz heboh. Dosen UIN Surakarta itu mempresentasikan disertasi berjudul: “Konsep Milk Al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non Marital” di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 28 Agustus lalu.

Ia mengadopsi pandangan Muhammad Syahrur, ahli teknik Syuriah, tapi banyak menulis tentang Islam. Menurut Aziz, dalam Al-Quran ada dua bentuk hubungan seksual yang diizinkan. Pertama, hubungan seksual dalam perkawinan (pernikahan).

Kedua, hubungan seks dalam Milk Al-Yamin. Yaitu hubungan seksual tanpa pernikahan, tanpa dasar agama, tapi didasarkan suka sama suka. Praktik seks ini, menurut dia, tidak melanggar syariat Islam, asal dilakukan di tempat tertutup, tidak homo, dan patner wanitanya bukan istri orang alias tidak terikat pernikahan dengan orang lain.

Apa dasarnya? Aziz menyebut Surat al-Mukminun ayat 6. “Dijelaskan boleh berhubungan dengan istri atau Milk Al-Yamin, yaitu partner seksual selain istri,” kata Aziz.

BACA JUGA : 

​Layani Seks Segi Tiga, Pelajar di Sidoarjo Diberi Rp 300 Ribu Sekali Kencan

Ditalak Dua, Besoknya Suami Minta Hubungan Intim, Zinakah Saya?

M. Mas'ud Said: Poin Penting Pidato KH Afifudddin: Pancasila Bukan Penghalang Penerapan Syariah

Ibu Tiga Anak Sedot Keperjakaan Bocah 14 Tahun

Ternyata publik geger. Bahkan muncul hujatan tak terkontrol. Aziz dijuluki sebagai “duta mesum Indonesia”.

Nah, merespons tanggapan terhadap disertasi Abdul Aziz yang rata-rata keras itu, EM MAS’UD ADNAN, wartawan BANGSAONLINE.com, mewawancarai KH Afifuddin Muhajir, Rais Syuriah PBNU dan mantan Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail PBNU yang juga wakil PengasuhPondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo, Situbondo Jawa Timur, Selasa (3/9/2019). Berikut petikannya:

BANGSAONLINE (BO): Kiai, terminologi al-Quran Milk Al-Yamin kini jadi ramai. Mungkin kiai bisa menjelaskan apa yang dimaksud dengan Milk Al-Yamin atau Milkul Yamin?

Kiai Afifuddin Muhajir (KAM): Istilah Milkul Yamin yang berarti kepemilikan budak, berasal dari Alqur'an. Bisa saya kemukakan dua ayat Alqur'an sebagai contoh :

A. Firman Allah dalam Surah al-Mukminun :

و الذين لفروجهم حافظون الا على ازواجهم او ما ملكت ايمانهم.

Ayat ini berisi larangan melakukan hubungan seks kecuali dengan istri melalui akad nikah, atau dengan budak miliknya (المملوكة) yang diperoleh melalui salah satu proses kepemilikan.

B. Firman Allah dalam Surah an-Nisa ayat 25 :

فمن لم يستطع منكم طولا ان ينكح المحصنات فمما ملكت أيمانكم من فتياتكم المؤمنات............ . ذلك لمن خشي العنت نكم

Salah satu kandungan ayat ini ialah bolehnya laki-laki mengawini budak dengan dua syarat :

1. Tidak mampu kawin dengan perempuan merdeka

2. Karena khawatir terjerumus pada perzinaan jika tidak kawin.

Dari dua ayat tersebut dapat disimpulkan: bahwa bolehnya hubungan seks dengan budak bisa melalui dua jalan:

1. Melalui Milkul Yamin, yakni dengan budak miliknya sendiri. Ini boleh sepanjang budak itu tidak dikawinkan dengan laki-laki lain

2. Melalui pernikahan, tentu bukan dengan budak miliknya sendiri, melainkan dengan budak milik orang lain yang tidak dipakai atau tidak menjadi selir tuannya. Ini hanya boleh jika terpenuhi dua syarat seperti tersebut di atas.

BO: Apa ada konsekuensi hukum yang berbeda, terutama status anak hasil hubungan seks melalui Milkul Yamin dengan hubungan seks melalui pernikahan?

KAM: Ada. Anak yang lahir melalui Milkul Yamin itu merdeka. Sedang anak yang lahir melalui pernikahan dengan wanita budak menjadi budak. Oleh karena itu Alqur'an melarang mengawini budak kecuali dengan syarat-syarat tertentu.

BO: Dari mana lahirnya perbudakan?

Salah satu anugerah Allah kepada umat manusia dituangkan dalam firmanNya:

و لقد كرمنا بني آدم

Yakni kemuliaan sebagai manusia (الكرامة الإنسانية)

Salah satu wujud dari al-karamah itu adalah kesetaraan dan kemerdekaan. Sebagai anugerah Allah, kemerdekaan manusia tidak bisa dilepaskan oleh siapa pun termasuk oleh manusia itu sendiri.

Sayyidina Ali RA dawuh: لا تكن عبد غيرك و قد خلقك الله حرا

Artinya: Kamu tidak boleh menjadi budak orang lain sementara Allah telah menjadikanmu merdeka.

Salah satu misi Islam datang ke bumi ini adalah menghapus perbudakan yang menjadi fenomena zaman jahiliyah. Bagi syari'at Islam, memerdekan budak merupakan amal ibadah yang pahalanya sangat besar. Allah berfirman :فكٌ رقبة

Komitmen Islam bagi pemberantasan perbudakan terlihat dalam beberapa ketentuan syariatnya yang banyak mengaitkan pelanggaran agama dengan kewajiban memerdekakan budak.

BO: Tapi kenapa Islam memperbolehkan budak digauli oleh tuannya?

KAM: Pemilik budak diperbolehkan berhubungan seks dengan budaknya sebenarnya salah satu cara Islam untuk menghapus perbudakan, karena budak tersebut potensial menjadi budak ummu walad yang pada saatnya akan menjadi merdeka.

Pendek kata, kemerdekaan manusia adalah original, sedang perbudakan adalah insidental.

Islam hanya mengakui satu pintu bagi terjadinya kebudakan dan perbudakan. Yaitu penangkapan dalam peristiwa peperangan antara muslimin dan musyrikin, seperti yang dialami oleh ummul mukminin Sayidah Juwairiyah RA dalam perang Bani Mushtholiq. Beliau adalah putri pimpinan kaum Bani Mushtholiq menjadi tawanan perang dan dinyatakan sebagai budak. Setelah dimerdekakan, beliau dikawin oleh Baginda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

BO: Apakah Nabi Muhammad punya budak perempuan yang juga digauli?

KAM: Punya. Yaitu Mariyyah al-Qibthiyyah, pemberian Muqauqis, Raja Mesir.

BO: Apakah pada zaman sekarang dimungkinkan seseorang melakukan hubungan seks tidak melalui akad nikah, tapi melalui Milkul Yamin?

KAM: Kita wajib bersyukur bahwa pada saat ini sudah tidak ada lagi budak. Umat manusia sudah merdeka semua. Dan itu tak terlepas dari komitmen Islam untuk memberantas perbudakan. Alhamdulillah, beberapa konvensi internasional memiliki komitmen yang sama dengan Islam dalam soal pemberantasan perbudakan.

Dengan tidak adanya budak pada saat ini, maka dengan sendirinya pintu menuju peraktik seks melalui Milkul Yamin tertutup. Dan semoga terus tertutup.

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Minggu, 16 Mei 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Pembela utama korban kerusuhan 13 Mei 1998 adalah Ita Fatia Nadia. Aktivis perempuan ini kenyang teror. Bahkan ia pernah diancam oleh Jenderal Sintong Panjaitan.Ancaman itu dilakukan sang jenderal di Istana. Saat Fatia ...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...