Sabtu, 04 Juli 2020 09:07

Gagal Temui Pejabat Saat Sidak ke Disperikel, DPRD Jember Menduga Ada yang Ditutup-tutupi

Selasa, 05 Mei 2020 16:54 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Gagal Temui Pejabat Saat Sidak ke Disperikel, DPRD Jember Menduga Ada yang Ditutup-tutupi
Sejumlah anggota Komisi C DPRD Jember saat berada di ruang tunggu kantor Disperikel.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Panitia Khusus (Pansus) 2 DPRD Jember terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati melakukan sidak ke Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan (Disperikel) setempat, Selasa (5/5/2020) siang. Maksud dilakukannya sidak tersebut, anggota dewan ingin meminta keterangan konkret soal 55 ribu pelampung untuk nelayan yang belum terdistribusikan.

Padahal pelampung tersebut menggunakan anggaran tahun 2017-2018. Sehingga seharusnya, distribusi alat penyelamat bagi nelayan itu sudah ada laporannya.

Sayangnya saat sidak tersebut, tidak tampak satu pun pejabat Disperikel yang menemui perwakilan anggota dewan.

Sehingga, Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto, Ketua Fraksi Pandekar Agusta Jaka Purwana, dan Anggota Komisi C DPRD Jember Hadi Supaat, hanya bisa gigit jari. Tidak ada satu pun pejabat terkait yang bisa ditemui. 

"Perihal sidak ini sudah kami sampaikan kepada Pak Tigo dan Pak Adi (salah seorang pejabat di Disperikel Jember) saat rapat pembahasan LKPj di Pansus dua, dan minta pendampingan," kata Agusta saat dikonfirmasi wartawan usai melakukan sidak.

Tapi kenyataannya, tidak ada satu pun pejabat Disperikel yang mendampingi dewan saat melakukan sidak. "Padahal kita ingin menanyakan soal alat pelampung (bagi nelayan) sejumlah 55 ribu buah yang belum terdistribusikan. Kan itu menggunakan anggaran 2017-2018," katanya.

Melalui sidak ini, Agusta mengaku hanya ingin mengetahui seperti apa bentuk pelampung yang belum terdistribusikan itu. "Agar jelas, kenapa kok belum dibagikan? Kondisi ini membingungkan kita (pansus LKPJ). Tapi hari ini malah tidak ada yang mau menemui," sambungnya.

Ia mengatakan, sudah berupaya menghubungi pejabat terkait. Hasilnya, para pejabat Disperikel berdalih sedang menemui bupati. "Ada rapat desk di pendapa, bahkan ada pejabat yang di sini juga tidak bisa memberikan informasi apapun," katanya.

Dengan kondisi ini, Pansus 2 LKPJ Bupati Jember akan memberikan rekomendasi dari yang ditemui. "Bahkan terkesan ada (informasi) yang ditutup-tutupi, dan pihak pemkab tidak terbuka," tegasnya. (ata/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...