Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, memberikan edukasi tertib berlalu lintas kepada santri Ponpes Salafiyyah Nurul Ulum. Foto: Ist.
GRESIK, BANGSAONLINE.com – Satlantas Polres Gresik memperluas jangkauan edukasi keselamatan berkendara hingga ke lingkungan pendidikan keagamaan. Melalui program inovatif bertajuk Polantas Menyapa: Police Goes to Pondok Pesantren, jajaran Satlantas menyambangi Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyyah Nurul Ulum Gresik, Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh ratusan santri dan santriwati ini dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro. Dalam paparannya, Ipda Andreas menekankan bahwa disiplin lalu lintas adalah cermin karakter generasi muda yang bertanggung jawab.
Para santri dibekali materi mengenai aturan dasar berlalu lintas, etika berkendara yang santun, hingga urgensi penggunaan perlengkapan keselamatan, seperti helm berstandar SNI.
"Keselamatan di jalan raya bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kesadaran setiap pengguna jalan. Kami berharap para santri dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitarnya,” ujar Andreas.
Langkah preventif ini diambil sebagai strategi untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang secara statistik masih didominasi oleh kalangan usia produktif, termasuk pelajar dan santri.
Kasatlantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, menambahkan bahwa program ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri untuk mempererat hubungan dengan masyarakat pesantren.
"Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada generasi muda," jelas Nur Arifin.
Pihak kepolisian berharap para santri tidak hanya tertib bagi diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi "Duta Keselamatan" yang menularkan budaya disiplin di lingkungan keluarga dan masyarakat luas.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan keagamaan, Satlantas Polres Gresik menutup kegiatan dengan menyerahkan bantuan berupa sejumlah Al-Qur’an kepada pengurus Ponpes Salafiyyah Nurul ‘Ulum. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan wilayah Gresik yang aman, tertib, dan berkeselamatan di jalan raya. (hud/rev)















