Musim Mudik, Kepala BPJS Kesehatan Gresik Pastikan JKN Bisa Diakses di Luar Kota

Musim Mudik, Kepala BPJS Kesehatan Gresik Pastikan JKN Bisa Diakses di Luar Kota Pelayanan BPJS Kesehatan cabang Gresik. (Ist)

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menyampaikan bahwa peserta program JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan meskipun sedang berada di luar daerah domisili.

Artinya, setiap peserta JKN dapat mengakses layanan walau bukan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayahnya. Hal ini juga untuk berjaga-jaga jika FKTP sedang tutup selama lebaran, maka peserta bisa berali ke FKTP yang masih beroperasi.

"Informasi mengenai fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi selama periode libur lebaran dapat diakses melalui aplikasi pencarian fasilitas kesehatan (Aplicares), sehingga peserta dapat mengetahui lokasi fasilitas kesehatan terdekat yang dapat memberikan pelayanan kesehatan,” kata Janoe, Senin (9/3/2026).

“Kami juga sediakan berbagai layanan digital seperti aplikasi Mobile JKN untuk mengakses berbagai layanan administrasi kepesertaan secara mandiri, mulai dari perubahan data peserta, perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, hingga berbagai layanan administrasi lainnya tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan,” imbuhnya.

Untuk mengecek status keaktifan kepesertaan, lanjut Janoe, peserta dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN, pelayanan administrasi melalui WhatsApp (Pandawa) di nomor 08118165165, dan Care Center 165. Dengan demikian.

“Kami mengimbau peserta untuk memastikan status kepesertaannya aktif sebelum melakukan perjalanan mudik. Peserta juga dapat memanfaatkan berbagai kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk membayar iuran maupun melunasi tunggakan, sehingga kepesertaan tetap aktif dan layanan kesehatan dapat diakses tanpa hambatan,” jelas Janoe.

Untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan administrasi secara tatap muka, Janoe juga menyebut tetap membuka layanan di kantor cabang pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat. Baginya, momentum mudik Lebaran tidak boleh menjadi penghalang bagi peserta untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

“Kami memastikan layanan Program JKN tetap dapat diakses dengan mudah, sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan tenang karena perlindungan kesehatannya tetap terjamin. Kami juga menghadirkan Posko Mudik BPJS Kesehatan di sejumlah titik strategis yang disiapkan untuk memberikan layanan informasi, konsultasi, hingga bantuan layanan bagi peserta Program JKN yang membutuhkan selama perjalanan,” beber Janoe.

Posko Mudik BPJS Kesehatan hadir mulai tanggal 13-16 Maret 2026 untuk Jawa Timur di Terminal Purabaya di Sidoarjo; kemudian lainnya di Pelabuhan Merak, Banten; Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur; Rest Area Tol 88A Cipularang di Purwakarta; Rest Area Tol 166A Cipali di Majalengka; Rest Area Tol 429A Ungaran di Semarang; Rest Area Tol 519A Masaran di Sragen; serta Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar.

Kehadiran posko tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pemudik sekaligus mempermudah peserta memperoleh informasi terkait layanan Program JKN selama perjalanan.

Kemudahan ini diapresiasi oleh peserta JKN asal Gresik, Kardianto (61). Menurutnya, selama libur lebaran dirinya dan keluarga tetap harus waspada urusan kesehatannya.

“Terima kasih BPJS Kesehatan yang tetap membuka layanan dan memberikan kemudahan akses, bahkan di periode libur lebaran nantinya. Tentunya hal tersebut membuat kita tenang, apalagi ada layanan online yang tidak pernah tutup dan bisa di akses kapan saja dan di mana saja, jadi urusan administrasi tidak perlu khawatir,” sebutnya. (*)