Ilustrasi. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - BPJS Kesehatan Cabang Gresik bersama Puskesmas Kebomas mendorong masyarakat melakukan skrining riwayat kesehatan sejak dini untuk mencegah penyakit tidak menular. Langkah ini dinilai penting karena banyak penyakit kronis berkembang tanpa gejala awal.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Gresik, Janoe Tegoeh Prasetijo, menegaskan skrining memiliki dampak besar bagi kualitas hidup.
“Kesadaran untuk melakukan skrining sangat penting. Dengan mengetahui risiko sejak dini, masyarakat dapat menghindari komplikasi penyakit sekaligus mengurangi beban biaya pengobatan di masa depan. Ini bukan hanya tentang kesehatan individu, tetapi juga berkaitan dengan ketahanan ekonomi keluarga,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Ia menambahkan, upaya promotif dan preventif seperti skrining menjadi fokus utama dalam memperkuat sistem JKN. Deteksi dini diharapkan menekan pembiayaan kesehatan akibat penyakit kronis sehingga sistem jaminan kesehatan lebih efektif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kebomas, Ovaldo Kurniawan, menyebut skrining sebagai pintu masuk penting mendeteksi risiko penyakit kronis.
“Banyak warga baru mengetahui memiliki faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan jantung setelah mengikuti skrining. Tanpa pemeriksaan awal, kondisi tersebut bisa saja terus berkembang tanpa disadari hingga menimbulkan komplikasi yang lebih serius,” paparnya.
Ia menambahkan, hasil skrining menjadi dasar intervensi personal, termasuk edukasi pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup sehat. Ovaldo menekankan kemudahan akses layanan skrining kini tersedia melalui Aplikasi Mobile JKN, fasilitas kesehatan tingkat pertama, serta layanan WhatsApp PANDAWA.
“Kami harap kemudahan ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih aktif memeriksakan kesehatannya,” ucapnya.
Dengan dukungan berbagai pihak, skrining riwayat kesehatan diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini demi mewujudkan warga yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera. (red)





