Minggu, 05 Juli 2020 23:27

Santri Temboro Terpapar Corona, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Capai 19 Orang

Jumat, 01 Mei 2020 21:25 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Andi Sirajudin
Santri Temboro Terpapar Corona, Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Probolinggo Capai 19 Orang
Peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com - Pasien yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Probolinggo hingga saat ini (01/05/2020) mencapai 19 orang. Tambahan satu orang dari 18 pasien positif sebelumnya itu, diketahui seorang santri laki-laki berusia 18 tahun.

Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto menerangkan bahwa santri itu berasal dari Desa Tukul, Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo.

“Alhamdulillah, kondisinya saat ini sehat walafiat dan sudah dimasukkan ke ruang isolasi di rumah pengawasan sejak awal datang dari Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan,” terangnya.

Menurut Anang, setelah masuk ke rumah pengawasan, pihaknya melakukan penanganan standar dengan diawasi agar bisa beristirahat dan tidak kontak dengan orang lain serta disehatkan. Nanti kalau sudah waktunya, akan dilakukan evaluasi.

"Tambahan pasien ke-19 yang positif Covid-19 ini masuk dalam klaster Temboro, Magetan. Sehingga yang bersangkutan, tidak ada sangkut pautnya dengan pasien positif sebelumnya. Ini merupakan penemuan dari hasil check point dan proses karantina desa,” jelasnya.

Anang menegaskan, untuk tracking-nya tidak terlalu banyak karena yang bersangkutan begitu datang langsung masuk ke tempat karantina. Jadi yang kontak dengannya tidak terlalu luas.

“Remaja ini kita temukan pada saat di tempat karantina desa. Waktu kita mau pulang terus kita periksa, ternyata dia reaktif rapid test. Setelah reaktif rapid test langsung kita masukkan isolasi mandiri, kita swab test dan hari ini hasil swab test-nya positif," tegasnya.

Meskipun demikian, lanjut Anang, pihaknya akan tetap melakukan tracking kepada orang-orang terdekatnya walaupun tidak terlalu banyak. Karena yang bersangkutan datang dari Temboro, Magetan langsung masuk tempat karantina sehingga belum sempat melakukan komunikasi dengan orang lain.

“Untuk mengantisipasi hal terburuk, kita juga melakukan pemeriksaan kepada para petugas karantina di mana yang bersangkutan juga berada di tempat itu. Sebab dikhawatirkan sewaktu berada di tempat karantina sempat kontak dengan yang bersangkutan. Alhamdulillah, dari hasil pemeriksaan semuanya negatif,” pungkasnya. (ndi/zar).

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...