Sabtu, 11 Juli 2020 05:31

Bansos Tunai untuk 44.056 Warga Kabupaten Madiun Terdampak Covid-19, Sudah Cair

Selasa, 28 April 2020 19:56 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Hendro Utomo
Bansos Tunai untuk 44.056 Warga Kabupaten Madiun Terdampak Covid-19, Sudah Cair
Mat Lazim, Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Madiun.

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Bantuan Sosial (Bansos) Tunai sebesar Rp 600.000 per bulan April untuk warga miskin yang belum terdata sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sudah cair.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Mat Lazim, menjelaskan setidaknya ada 44.056 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Madiun yang tersebar di 198 desa dan 8 kelurahan, diproyeksikan mendapatkan bantuan tunai dan nontunai akibat dampak Covid-19 dengan dasar surat dari Kemensos yang telah diterima Dinsos Kabupaten Madiun per April.

"Keluarga atau penerima pemanfaat Bansos Tunai atau BLT dampak Covid-19 di Kabupaten Madiun, mendapat kuota 44.056 KK dan tersebar di 198 desa dan 8 kelurahan," urai Lazim (28/4/2020).

Lazim melanjutkan, bahwa bantuan akan diberikan selama 3 bulan, yakni April, Mei, dan Juni 2020 dan semua sudah proses ke rekening pemanfaat di Himpunan Bank Negara (Himbara), yakni BRI, BNI 46, BTN, dan Mandiri.

"Insya Allah bantuan sudah proses masuk ke tiap rekening Himbara, sehingga pemanfaat atau penerima tidak perlu buka rekening lagi," terang Lazim.

Dia melanjutkan, "Dengan diketahui NIK (Nomor Induk Kependudukan) 44.056, penerima akan disisir berapa yang punya rekening BRI, BNI, Mandiri, dan BTN serta dikelompokkan sesuai rekening. Setelah itu, sisanya lewat PT Pos Indonesia secara tunai atau cash to cash dengan menunjukkan KK dan KTP Asli."

Lazim menegaskan, bantuan sudah masuk ke rekening penerima Bansos Tunai paling akhir pada April 2020.

"Kita sudah dapat surat, nanti kita sampling NIK dan nama, apa sudah ada bantuan Rp 600.000 di rekening penerima atau belum, jadi nanti bulan April, Mei, dan Juni sudah clear," tukas Lazim. (hen/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...