Rabu, 28 Juli 2021 19:53

Dewan Pacitan Ngaku Belum Terima Laporan Refocusing Anggaran untuk Covid-19

Selasa, 28 April 2020 15:30 WIB
Editor: .
Dewan Pacitan Ngaku Belum Terima Laporan Refocusing Anggaran untuk Covid-19
Ilustrasi.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Proses refocusing anggaran percepatan penanganan Covid-19, kembali disorot anggota DPRD Pacitan. Sebab, mereka mengaku belum menerima laporan dari eksekutif.

Seperti diungkapkan Anggota Fraksi Gerakan Keadilan Pembangunan, Handoyo Aji. Menurutnya, hingga minggu keempat April ini, ekskutif belum menyampaikan laporan ke DPRD terkait refocusing dan realokasi anggaran penanganan Covid-19.

"DPRD punya fungsi budgeting, sehingga berhak tahu adanya utak-atik anggaran APBD. Namun realitanya, sampai detik ini belum ada laporan ke DPRD terkait refocusing anggaran penanganan coronavirus tersebut," kata politikus yang akrab disapa Yoyok ini, Selasa (28/4).

Yoyok khawatir gara-gara belum adanya laporan ke dewan, akan berdampak terhadap stabilitas keuangan daerah. Utamanya dana perimbangan pusat dan daerah, yang terancam tidak akan ditransfer oleh pemerintah pusat.

BACA JUGA : 

​Gowes di Pacitan, Khofifah Sebar Bantuan dan Tinjau Pembangunan Museum & Galeri SBY-Ani

Lokasi Perawatan Pasien Positif Covid-19 di Wisma Atlet Pacitan akan Dipisah

Pemerintah Pusat Tunda Penyaluran DAU Bagi Bangkalan, Malang, Gresik, Pacitan, dan Mojokerto

Nelayan di Pacitan Belum Tersentuh Rapid Test Covid-19

"Sesuai surat keputusan bersama (SKB) Mendagri dan Menteri Keuangan, proses refocusing itu harus sudah tuntas dua pekan setelah tanggal 9 April lalu. Tetapi faktanya, sampai detik ini dewan belum mendapatkan laporan," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkab Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putro menegaskan, hasil realokasi anggaran guna percepatan penanganan Covid-19 sudah tuntas sejak beberapa waktu lalu. "BPKAD sudah menyampaikan ke dewan, hasil refocusing dan realokasi anggaran," kata Heru yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan ini. 

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...