Minggu, 27 September 2020 19:28

Tukang Potong Rambut Ngaku Relawan Pemkab dan Kumpulkan KTP, Langsung Dibawa ke Polres

Rabu, 15 April 2020 11:16 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yudi Indrawan
Tukang Potong Rambut Ngaku Relawan Pemkab dan Kumpulkan KTP, Langsung Dibawa ke Polres
Markas Polres Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pria bernama Saiful Basori yang mengaku-ngaku sebagai relawan Pemkab Jember, dibawa warga Lingkungan Ledok Lor, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates, ke Mapolres Jember, Selasa (14/4/2020) malam.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pangkas rambut ini, diduga meresahkan warga, karena menggalang fotokopi KTP dan KK di lingkungan setempat.

Menurut warga, penggalangan identitas tersebut dikhawatirkan akan disalahgunakan si pengepul. Sementara saat wartawan mengkonfirmasi hal ini ke Pemkab Jember, dipastikan tidak ada relawan atau siapa pun yang ditugaskan untuk mengumpulkan fotokopi identitas warga.

Ketua RW 22 Lingkungan Ledok Lor Muhammad Rifai menjelaskan, mulanya pada siang harinya ia mendapat informasi dari grup WhatsApp (WA) RW se-kelurahan Jember Kidul, bahwa ada salah seorang warga yang meminta fotokopi KK dan KTP, dengan dalih untuk pendataan bantuan Covid-19 dari Pemkab Jember.

"Tentu saja informasi itu sempat membuat gaduh di grup tersebut, lantaran para ketua RW merasa dilangkahi wewenangnya. Biasanya jika memang program dari pemerintah daerah, pastinya akan melalui RT/RW di lingkungan masing-masing," kata Rifai saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/4/2020) malam.

Apalagi kemudian, lanjut Rifai, Lurah Jember Kidul yang tergabung dalam grup WhatsApp RW, sudah memastikan bahwa tidak ada program dari Bupati Jember untuk meminta fotokopi KK dan KTP.

"Lah baru dibahas di WA itu, sekitar jam 7 malam ini tadi, relawan ini sudah keliling di lingkungan kami. Bahkan 70 KK yang dimintai fotokopi identitas (KK dan KTP) dari total 120 KK," katanya.

Lantaran merasa resah dengan kegiatan pendataan yang tak jelas ini, Rifai pun langsung menginstruksikan warganya menolak pendataan melalui pengeras suara musala agar tidak menyerahkan data fotokopi KK dan KTP. Dan bagi yang terlanjur memberikan, diimbau meminta kembali data yang terlanjur diberikan.

Ternyata, relawan yang mengaku dari pemkab ini, merupakan warga yang juga tinggal di lingkungan setempat. "Namanya Pak Saiful Basori, sehari hari berprofesi sebagai tukang pangkas rambut itu. Jadi untuk meminta kembali data yang sudah dihimpun cepat," katanya.

Menurut Rifai, dalih yang digunakan oleh relawan yakni untuk pendistribusian bantuan penanganan Covid-19 Rp 400 Miliar dari Pemkab Jember.

"Langsung saja kita panggil wartawan, dan langsung ke polres karena meresahkan warga ini. Agar ada tindakan tegas dari aparat hukum, karena ini melanggar hukum," tegasnya.

Rifai menambahkan, dari peristiwa ini dirinya bersama beberapa warga, termasuk relawan yang mengaku utusan Pemkab Jember dimintai keterangan di Mapolres dari pukul 10 malam.

"Tadi saya dengar saat interogasi, relawan ini masih ngaku jika benar-benar atas arahan bupati," pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah melalui ponselnya, Kepala Dinas Kominfo Jember Gatot Triyono menegaskan, Bupati Jember tidak pernah menginstruksikan melakukan pendataan meminta fotokopi KK dan KTP untuk bantuan Covid-19.

"Tidak benar, ada yang mengaku relawan dan mengatasnamakan utusan Pemkab Jember," kata Gatot. Namun demikian, hingga berita ini ditulis wartawan belum mendapatkan hasil resmi perihal interogasi dari pihak kepolisian. (ata/yud/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Minggu, 27 September 2020 12:13 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Minggu, 27 September 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...