Jumat, 25 September 2020 09:32

Gedung Baru SMP Negeri 3 Kota Blitar Siap Dijadikan Tempat Karantina Pemudik

Selasa, 07 April 2020 15:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Gedung Baru SMP Negeri 3 Kota Blitar Siap Dijadikan Tempat Karantina Pemudik
Gedung baru SMP Negeri 3 Kota Blitar yang berada di Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul.

KOTA BLITAR, BANGSAONLINE.com - Gedung baru SMP Negeri 3 Kota Blitar yang berada di Kelurahan Tanggung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar bakal difungsikan sebagai tempat karantina para pemudik asal Kota Blitar.

Rencananya, gedung baru SMP Negeri 3 Kota Blitar ini akan digunakan untuk proses belajar mengajar pada pertengahan tahun atau pada tahun ajaran baru 2020. Namun, sebelum digunakan untuk kegiatan belajar mengajar Pemkot sementara akan menggunakan gedung itu untuk karantina pemudik.

Gedung sekolah yang berukuran cukup besar ini bisa menampung cukup banyak orang. Di gedung SMP Negeri 3 ini ada lima ruang yang bisa digunakan untuk karantina para pemudik.

"Sambil menunggu difungsikan, gedung SMP Negeri 3 bisa digunakan untuk lokasi karantina bagi para pemudik. Lokasinya cukup luas. Ada lima ruangan yang bisa digunakan. Tinggal menambahkan tempat tidur dan sarana lainnya. Secepatnya akan kami siapkan sarana dan prasarananya," terang Plt Wali Kota Blitar, Santoso, Selasa (7/4/2020).

Selain gedung baru SMP Negeri 3 Kota Blitar, Pemkot juga menyiapkan dua tempat lain untuk karantina. Di antaranya Rusunawa milik Yonif 511 dan Gedung Kesenian milik Pemkot Blitar.

Tiga lokasi ini bakal digunakan untuk pemudik sesuai tempat asalnya. Gedung baru SMP Negeri 3 disiapkan untuk warga Kecamatan Kepanjenkidul, Rusunawa 511 untuk warga Kecamatan Sananwetan, dan Gedung Kesenian untuk warga Kecamatan Sukorejo.

"Dari tiga tempat itu diperkirakan bisa menampung lebih 300 orang," imbuhnya.

Setelah tempat karantina siap, prosedur tetap (Protap) bagi para pemudik yang tiba di Kota Blitar akan langsung dilaksanakan. Seluruh pemudik yang menggunakan kereta api, bus, maupun kendaraan pribadi akan menjalani pemeriksaan di tempat karantina.

Nantinya, jika ada pemudik yang terindikasi memiliki gejala virus Corona langsung menjalani isolasi di tempat karantina. Namun, pemudik yang sehat, boleh pulang setelah menjalani karantina mandiri selama 14 hari di tempat karantina.

"Kami meminta agar pemerintah tingkat Kecamatan dan Kelurahan ikut proaktif mengawasi warganya yang baru datang," pungkasnya. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 20 September 2020 21:35 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyuwangi banyak memiliki pantai cantik yang mempesona dengan keindahannya. Pantai yang bisa memikat para traveler datang di bumi sunrise of java ini.Tetapi bukan hanya pantai cantik saja yang menarik wisatawan mancan...
Kamis, 17 September 2020 20:43 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan---Sebuah video mencuat di media sosial. Viral. Isinya seorang perempuan desa. Madura. Menyanyikan lagu dangdut. Ciptaan Rhoma Irama.Penampilan perempuan itu sangat udik. Norak. Tanpa rias wajah. Bahkan video itu direkam d...
Selasa, 15 September 2020 13:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*30. inna alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati innaa laa nudhii’u ajra man ahsana ‘amalaanSungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala or...
Jumat, 11 September 2020 09:50 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...