Kamis, 21 Januari 2021 11:10

​Beredar Kabar Pasangan Suami Istri Dokter Klampis Bangkalan Terjangkit Covid-19

Jumat, 03 April 2020 09:48 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ahmad Fauzi
​Beredar Kabar Pasangan Suami Istri Dokter Klampis Bangkalan Terjangkit Covid-19
Peta Sebaran Covid-19 di Kabupaten Bangkalan per tanggal 2 April 2020

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Beredar kabar di jejaring WhatsApp, ada dua warga Klampis Bangkalan yang berstatus sebagai dokter terpapar Covid-19. Juru bicara Gugus Tugas Covid-19, dr Catur Budi memberi klarifikasi jika orang tersebut tidak bisa langsung dikatakan positif terpapar Ccorona.

"Saat ini belum bisa diambil kesimpulan karena baru hasil dari rapid tes. Hasil screening rapid test dari tracing klaster TKHI, bisa positif palsu atau false positif. Harus menunggu swab PCR tenggorokan sebagai standar untuk menentukan positif atau negatif Covid-19," ujar dia melalui pesan singkatnya, Jumat (3/4) dini hari.

Hal senada disampaikan Kadinkes Sudiyo. Bahwa meski hasil rapid test menunjukkan positif, namun tetap harus menunggu hasil dari laboratorium satu minggu ke depan. Saat ini yang bersangkutan masih dalam pengawasan RSU Syamrabu.

Penelusuran BANGSAONLINE.com, begini postingan yang tertulis di salah satu status story WhatsApp: "Info darurat tolong di sebar. Ini ada yang positif korona dr. T sama suaminya. Mohon bgi siapa sja yg pernah berobat di dr. T klampis harap langsung di cek kerumah sakit terimakasih." Status tersebut ditulis salah satu warga Bangkalan dan kini tersebar di media sosial.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Klampis Nazaruddin Saleh mengklarifikasi postingan yang telah beredar di media sosial tersebut. Dikatakan, hingga saat ini ia belum menerima putusan hasil laboratorium apakah dokter T dan dokter Z terinfeksi virus Corona.

"Saya belum bisa memastikan yang bersangkutan terpapar virus Corona. Karena seseorang dinyatakan terpapar kalau hasil laboratorium melalui pemeriksaan PCR dikatakan positif," jelasnya.

Sedangkan Kepala Diskominfo Bangkalan Agus Zain menjelaskan bahwa yang dr. T memang pernah kontak dengan petugas yang positif saat melaksanakan tugas di luar Bangkalan.

"Yang bersangkutan harus menjalani pemeriksaan intensif sesuai protokol Covid-19. Saat ini tidak ada pilihan kecuali semua orang potensial dicurigai seperti halnya para pemudik. Apalagi yang pernah kontak langsung," kata Agus Zain. (ida/uzi/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...